Kolaborasi dengan China, Satelit Lampung-1 Siap Diluncurkan 5 Agustus 2026



BANDAR LAMPUNG — Provinsi Lampung bersiap mengukir sejarah baru di bidang teknologi antariksa. Satelit kembar bernama Lampung-1 dijadwalkan resmi meluncur ke orbit bumi pada Rabu, 5 Agustus 2026, dari area laut lepas pantai Shandong, China.

Kabar mengejutkan tersebut diumumkan oleh perusahaan teknologi antariksa global, STAR.VISION, melalui akun Instagram resminya, yang kemudian dibagikan ulang oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, Senin (3/8/2026).

Misi luar angkasa bertajuk OSE Hyperspectral Twin Satellites ini meluncurkan dua satelit sekaligus, yaitu Lampung-1 (hasil kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Lampung) dan Samarkand 2028 (hasil kerja sama dengan Uzcosmos, Uzbekistan).

"Pada 5 Agustus, STAR.VISION akan meluncurkan OSE Hyperspectral Twin Satellites dari laut lepas pantai Shandong, China. Proses pengangkutan roket pembawa menuju kapal peluncur saat ini sedang berlangsung," tulis manajemen STAR.VISION.

Dukungan Riset BRIN dan Penguatan Ekonomi Maritim Lampung

Misi internasional ini turut melibatkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai mitra strategis riset dalam negeri.

Satelit Lampung-1 dirancang khusus untuk mengakselerasi pembangunan daerah Lampung, khususnya pada sektor tata kelola lingkungan, optimalisasi ekonomi berbasis maritim, hingga penyediaan data presisi bagi sektor industri lokal.

Spesifikasi & Keunggulan Teknologi Satelit Lampung-1:

  • Kamera Hiperspektral Multiband: Mampu menangkap pemetaan resolusi tinggi permukaan bumi dan wilayah perairan.

  • Komputasi On-Board AI: Dilengkapi pemrosesan data berbasis Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) langsung di atas orbit.

  • Analisis Real-Time: Menghasilkan data geospasial yang jauh lebih cepat, akurat, dan langsung dapat diakses untuk pemantauan lingkungan maupun kelautan.

Langkah Awal Pembangunan Berbasis Data Presisi

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyambut positif kesiapan peluncuran armada antariksa ini. Pengoperasian Satelit Lampung-1 diharapkan menjadi fondasi kuat bagi Pemprov Lampung dalam mengantisipasi perubahan iklim, pengawasan kawasan pesisir, serta pemetaan potensi sumber daya alam secara modern berbasis big data.

Post a Comment

Previous Post Next Post