Kawasan Industri Katibung Bakal Jadi Pusat Pengolahan Minyak Mentah dan Bioetanol


BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung mematangkan langkah strategi pengembangan Kawasan Industri Katibung di Lampung Selatan sebagai pusat pengolahan minyak mentah (refinery), industri petrokimia, serta bahan bakar berbasis nabati (bioetanol). Langkah ini digodok dalam rapat pembahasan studi kelayakan kawasan yang dipimpin oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan, di Bandar Lampung pada Kamis (13/8/2026).

Mulyadi Irsan menjelaskan bahwa kawasan ini dirancang terintegrasi guna menjawab kebutuhan energi nasional serta menekan ketergantungan impor BBM. Selain membangun kilang pengolahan minyak mentah, kawasan ini akan mengolah komoditas lokal seperti jagung dan kelapa sawit menjadi bioetanol. Didukung posisi strategis di Teluk Lampung, kawasan ini juga difungsikan sebagai pusat logistik nasional dengan master plan pelabuhan yang sanggup menampung kapal berkapasitas hingga 3.200 DWT.

Pembangunan tahap awal memerlukan lahan sekitar 29 hektare aset Pemprov Lampung, yang nantinya ditargetkan berkembang secara jangka panjang hingga 2.100 hektare. Dari sisi regulasi, lokasi tersebut sudah selaras dengan RTRW Provinsi dan Kabupaten sehingga tidak memerlukan perubahan tata ruang. Pemprov Lampung menargetkan proses persiapan berjalan lancar agar groundbreaking Kawasan Industri Katibung dapat direalisasikan pada semester I 2027.

Post a Comment

Previous Post Next Post