Dorong Layanan Dasar Terintegrasi di Desa, Pemkab Pesawaran Gelar Asistensi Kelembagaan Posyandu

 


PESAWARAN — Pemerintah Kabupaten Pesawaran terus memantapkan kualitas pelayanan dasar bagi masyarakat hingga tingkat tapak. Langkah nyata ini diwujudkan melalui agenda Asistensi Penguatan Kelembagaan Pembinaan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Tingkat Desa yang digelar secara resmi di Aula Pemkab Pesawaran pada Kamis (27/8/2026).

Kegiatan ini merupakan hasil sinergi strategis antara Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri RI, Komisi X DPR RI, dan Pemerintah Kabupaten Pesawaran. Pelaksanaan asistensi dirancang guna mempercepat implementasi Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu, khususnya fokus pada penataan struktur kelembagaan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) kader di desa.

Agenda ini diikuti oleh seluruh elemen pendukung desa, mulai dari kepala desa, ketua Tim Pembina Posyandu Desa, kader Posyandu, hingga jajaran perangkat daerah yang membidangi enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), yaitu pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial.

Transformasi Posyandu dan Penguatan APBDes

Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M. mengapresiasi dukungan Ditjen Bina Pemdes Kemendagri atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Pesawaran sebagai lokasi penguatan kapasitas ini. Nanda menjelaskan bahwa peranan Posyandu saat ini telah bertransformasi secara mendasar.

Posyandu tidak lagi sekadar melayani sektor kesehatan ibu dan anak, melainkan berkembang menjadi pusat wadah pelayanan terpadu yang mengintegrasikan seluruh aspek enam bidang SPM.

"Melalui asistensi strategis ini, saya berharap para kepala desa dan Ketua Tim Pembina Posyandu dapat memahami aturan baru serta siap menata kelembagaan di desanya masing-masing. Jadikan Posyandu sebagai rumah pelayanan terpadu yang ramah, dekat, dan mampu menjawab kebutuhan warga," tegas Bupati Nanda.

Bupati juga menekankan pentingnya komitmen nyata dari pemerintah desa untuk mendukung penguatan pembinaan, operasional, dan skema pendanaan Posyandu secara berkelanjutan melalui alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

Sinergi Narasumber dan Lintas Sektor

Kegiatan asistensi ini menghadirkan jajaran narasumber kompeten, di antaranya Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pesawaran Cindy Aria Anton, S.E., M.M.; Anggota Komisi X DPR RI Rycko Menoza; Direktur Fasilitasi LKAD, PKK, dan Posyandu Ditjen Bina Pemdes Nitta Rosalin, S.E., M.A.; serta Praktisi Kelembagaan Yohanes Susilo, S.K.M. Jalurnya diskusi dipimpin langsung oleh Kepala Dinas PMD Pesawaran, Jayadi Yasa, S.STP., M.I.P.

Turut hadir Analis Kebijakan Ahli Pratama Ditjen Bina Pemdes Ardianto, S.IP., perwakilan Dinas PMDT Provinsi Lampung, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Pesawaran. Melalui asistensi ini, Posyandu diharapkan makin kokoh sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) yang terstruktur dan inovatif demi mewujudkan masyarakat Pesawaran yang sehat dan mandiri

Post a Comment

Previous Post Next Post