TANGGAMUS — DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Bandar Lampung menyoroti tidak terlihatnya foto Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, pada jajaran foto pimpinan negara dalam acara Pelepasan Calon Siswa Sekolah Rakyat (CASIS SR) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kantor Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, Selasa (28/7/2026).
Berdasarkan dokumentasi foto kegiatan yang beredar di ruang publik, dinding area utama acara hanya menampilkan foto Presiden RI, lambang Garuda Pancasila, serta foto kepala daerah tanpa adanya pendampingan foto resmi Wakil Presiden RI.
Informasi dari sejumlah warga setempat menyebutkan bahwa susunan atribut kenegaraan di lokasi tersebut sebelumnya terpasang lengkap. Namun, saat kegiatan resmi berlangsung, foto Wakil Presiden terpantau tidak lagi berada di tempatnya.
Pentingnya Penghormatan terhadap Simbol Negara
Menanggapi kabar tersebut, Ketua DPD PSI Kota Bandar Lampung, Randy Adytia GG, menegaskan bahwa instansi terkait atau panitia penyelenggara perlu memberikan klarifikasi secara terbuka agar persoalan ini tidak membias menjadi polemik liar.
"Kami tidak ingin terburu-buru mengambil kesimpulan. Namun, jika foto Wakil Presiden sebelumnya ada lalu pada saat acara resmi pemerintah tidak terpasang, publik berhak memperoleh penjelasan. Ini menyangkut penghormatan terhadap simbol dan tata kelola kenegaraan," ujar Randy di Kantor PSI Bandar Lampung, Selasa (28/7/2026).
Randy menambahkan, apabila hal tersebut dipicu oleh kendala teknis atau kelalaian personel panitia, keterbukaan informasi menjadi jalan terbaik untuk meredam spekulasi publik.
Dorong Evaluasi Keprotokoleran Kegiatan Resmi
Senada dengan hal itu, Sekretaris DPD PSI Kota Bandar Lampung, Johan Alamsyah, menyampaikan bahwa penataan simbol negara dalam setiap acara pemerintah telah diatur secara ketat dalam norma keprotokoleran.
"Dalam acara yang berkaitan dengan program pemerintah, simbol dan representasi pimpinan negara semestinya ditampilkan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kami berharap persoalan ini tidak dianggap sepele. Jika terjadi kekeliruan teknis, cukup dijelaskan agar polemik tidak berkembang," imbau Johan.
Acara pelepasan siswa tersebut diketahui turut dihadiri oleh Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tanggamus, unsur pimpinan Kecamatan Kelumbayan, serta sejumlah jajaran pemangku kepentingan daerah.
Hingga draf berita ini diturunkan, pihak panitia penyelenggara maupun Pemerintah Kecamatan Kelumbayan belum mengeluarkan keterangan atau klarifikasi resmi mengenai penyebab tidak terpasangnya foto Wakil Presiden RI di arena acara tersebut.
Post a Comment