Polisi Kejar Pelaku Pencurian Emas 26 Gram di Toko Perhiasan Bandar Lampung



BANDAR LAMPUNG — Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polresta Bandar Lampung bersama Polsek Bumi Waras tengah memburu dua orang pelaku pencurian perhiasan emas di Toko Emas Murni, Jalan Laksamana Malahayati, Telukbetung Selatan, Bandar Lampung. Aksi kejahatan yang terjadi pada akhir Juli 2026 tersebut mengakibatkan pemilik toko mengalami kerugian hingga Rp60 juta.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan resmi dari korban dan langsung menerjunkan tim untuk melakukan penyelidikan mendalam.

"Sebagai tindak lanjut, Tekab 308 Polresta Bandar Lampung bersama Polsek Bumi Waras masih melakukan penyelidikan intensif. Kami telah menggelar olah TKP, memeriksa saksi-saksi, serta mengumpulkan rekaman dan barang bukti di lapangan," ujar Kompol Gigih saat dikonfirmasi di Mapolda Lampung, Rabu (29/7/2026).

Modus Pura-Pura Jadi Pembeli

Aksi pencurian tersebut dilakukan dengan modus berpura-pura sebagai pembeli (pura-pura belanja). Pelaku yang beraksi secara berpasangan mendatangi toko dan meminta penjaga mengeluarkan sejumlah perhiasan emas dari dalam etalase dengan alasan ingin melihat-lihat.

Tanpa menaruh curiga, karyawan toko melayani dan menjelaskan rincian harga perhiasan tersebut. Setelah merasa puas mengamati barang dagangan, kedua pelaku lantas pergi meninggalkan lokasi tanpa bertransaksi sedikit pun.

Kejanggalan baru terkuak saat toko hendak tutup dan karyawan melakukan penghitungan ulang stok (stock opname).

Kerugian Korban:

  • Barang hilang: 3 buah perhiasan emas

  • Total berat: 26 gram

  • Taksiran kerugian: Rp60.000.000,-

Pihak toko menduga kuat pelaku secara sigap memanfaatkan kelengahan petugas saat perhiasan dikeluarkan dari etalase.

Korban telah mengadukan insiden ini ke Mapolresta Bandar Lampung dengan Laporan Polisi bernomor LP/B/1341/VII/2026/SPKT/POLRESTA BANDAR LAMPUNG/POLDA LAMPUNG tertanggal 27 Juli 2026. Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pengejaran dan mendalami identitas kedua pelaku.

Post a Comment

Previous Post Next Post