Pesta Rakyat Manjau Jama Warga Ditutup, 3.122 Warga Pesawaran Rasakan Layanan Gratis

  


PESAWARAN — Rangkaian Pesta Rakyat Manjau Jama Warga dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-19 Kabupaten Pesawaran resmi ditutup di Lapangan Krida Yuana, Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan, Minggu (26/7/2026).

Selama tiga hari penyelenggaraan (24–26 Juli 2026), kegiatan terpadu ini tidak hanya menjadi panggung hiburan rakyat, melainkan terbukti sukses mendekatkan pelayanan publik, menggerakkan roda ekonomi lokal, serta memperkuat sinergi pembangunan daerah.

Malam puncak penutupan dihadiri oleh Gubernur Lampung yang diwakili Kadis Pariwisata Provinsi Lampung Tony Ferdiansyah, Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar, Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali, jajaran Forkopimda, serta puluhan ribu warga yang memadati lokasi.

Capaian Transaksi Rp480 Juta dan Kepuasan Publik 93,7 Persen

Berdasarkan data evaluasi panitia, Manjau Jama Warga 2026 mencatatkan rekor capaian yang sangat positif:

  • Tingkat Kepuasan Masyarakat: Mencapai 93,7 persen (kategori Sangat Baik).

  • Total Pengunjung: Terdata sebanyak 10.667 orang.

  • Pemanfaat Layanan Publik: Sebanyak 3.122 warga mengurus perizinan dan administrasi secara langsung.

  • Perputaran Ekonomi UMKM: Nilai transaksi ekonomi mencapai Rp480.015.000.

Bupati Pesawaran, Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M., menjelaskan bahwa program Manjau Jama Warga dirancang khusus untuk memangkas hambatan geografis bagi masyarakat pesisir maupun wilayah barat Pesawaran agar tetap mendapatkan akses pelayanan publik berkualitas.

"Dalam budaya Lampung, Manjau bermakna berkunjung atau bersilaturahmi, sementara Jejama Warga berarti bersama masyarakat. Ini adalah gerakan pelayanan publik terpadu yang mendekatkan jemput bola administrasi langsung ke pemukiman warga," terang Bupati Nanda.

Perkuat Riset Daerah Lewat Kerjasama Perguruan Tinggi

Selain stan pelayanan dan bazar UMKM, penutupan acara turut diwarnai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemkab Pesawaran bersama dua perguruan tinggi negeri: Institut Teknologi Sumatera (ITERA) dan Politeknik Negeri Lampung (POLINELA).

Kerja sama ini mencakup penguatan Tridarma Perguruan Tinggi, pengembangan inovasi daerah, serta peningkatan kualitas SDM guna mengakselerasi pembangunan Kabupaten Pesawaran.

Apresiasi dari Pemerintah Provinsi Lampung

Kadis Pariwisata Provinsi Lampung, Tony Ferdiansyah, mengapresiasi inovasi Pemkab Pesawaran yang memadukan pesta rakyat, pasar murah sembako, pentas seni, hingga integrasi layanan publik dalam satu kawasan.

"Pemprov Lampung sangat mendukung kegiatan berdampak ganda seperti ini. Selain mempermudah urusan publik, geliat UMKM-nya memberikan dampak ekonomi riil bagi masyarakat," tutur Tony sebelum secara resmi menutup seluruh rangkaian acara.

Puncak penutupan semakin semarak dengan penampilan panggung hiburan rakyat yang menghadirkan Masitoh, Mahatama Band, Kyai Daul, serta pembagian doorprize utama bagi warga.

Post a Comment

Previous Post Next Post