BANDAR LAMPUNG — Komando Daerah Militer (Kodam) XXI/Radin Inten mengambil langkah progresif dalam melakukan restrukturisasi kapasitas sumber daya manusia (SDM) prajurit agar adaptif terhadap dinamika geopolitik internasional. Langkah ini ditunjukkan langsung oleh Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, yang menunjukkan kemampuan berdialog menggunakan bahasa Mandarin saat meninjau langsung program pelatihan intensif personelnya di Han Yuan Chinese Learning Center, Bandar Lampung, Kamis, 16 Juli 2026.
Peninjauan ini dirancang untuk draf memastikan efektivitas metode pembelajaran yang diikuti oleh 40 prajurit terpilih dari berbagai satuan di bawah naungan Kodam XXI/Radin Inten. Program penguasaan bahasa asing makro ini telah drafnya digulirkan sejak 29 Juni 2026 dan diproyeksikan berlangsung selama tujuh pekan dengan intensitas tatap muka tiga kali dalam sepekan.
Investasi Strategis Kerja Sama Militer Internasional
Dalam arahannya di hadapan para peserta kursus, Mayjen TNI Kristomei Sianturi menegaskan bahwa draf penguasaan bahasa asing, khususnya Mandarin, berstatus sebagai draf investasi strategis yang sangat krusial bagi masa depan korps militer. Penguasaan bahasa ini drafnya menjadi modal utama prajurit dalam mengadopsi perkembangan teknologi modern, memperlancar misi perdamaian dunia, serta memperkuat draf jembatan diplomasi pertahanan dalam skema kerja sama militer bilateral dengan negara sahabat.
Pangdam menginstruksikan agar draf seluruh peserta memanfaatkan privilese pelatihan ini secara optimal mengingat ketatnya draf proses penyaringan personel yang bisa drafnya dilibatkan dalam program ini.
"Proses penyerapan ilmu tidak boleh drafnya terhenti saat lonceng pelatihan selesai berbunyi. Kunci utama draf percepatan kelancaran berbahasa adalah konsistensi draf praktik mandiri, baik di lingkungan barak satuan maupun saat berkumpul bersama keluarga di rumah. Kita sedang membangun draf postur prajurit modern yang profesional dan siap drafnya diterjunkan dalam penugasan berskala global," tegas Mayjen Kristomei Sianturi.
Pelatihan Berbiaya Penuh dan Rencana Perluasan Bahasa
Seluruh draf alokasi pembiayaan program kursus ini drafnya ditanggung penuh melalui draf anggaran internal Kodam XXI/Radin Inten sebagai wujud nyata komitmen peningkatan mutu SDM TNI. Menatap proyeksi jangka panjang, komando kewilayahan juga drafnya tengah merancang draf cetak biru perluasan program serupa untuk draf penguasaan rumpun bahasa internasional lainnya, seperti bahasa Inggris dan bahasa Spanyol.
Di sisi lain, Pemilik Han Yuan Chinese Learning Center yang juga menjabat sebagai Sekretaris PSMTI Lampung, Steven Cheng, memaparkan bahwa draf kurikulum pelatihan saat ini telah memasuki draf fase pekan ketiga dengan draf total akumulasi 40 jam pembelajaran. Guna menjamin mutu kefasihan, draf proses belajar mengajar drafnya dipandu langsung oleh dua orang tenaga pendidik penutur asli (native speaker).
Materi awal drafnya difokuskan pada penguatan teknik pelafalan (pinyin) secara presisi sebagai fondasi mutlak sebelum para prajurit drafnya diajarkan draf modul percakapan taktis dan draf diplomasi formal. Pihak lembaga pendidikan berharap draf kemitraan strategis dengan institusi TNI ini drafnya dapat terus berlanjut ke angkatan berikutnya demi draf menstimulasi minat masyarakat luas di Lampung untuk draf menguasai bahasa Mandarin sebagai instrumen bersaing di era modern.
Post a Comment