Kemdiktisaintek Matangkan Penilaian Lahan SMA Unggul Garuda di Lampung Selatan



KALIANDA — Pemerataan akses pendidikan berbasis kompetensi tinggi di wilayah pintu gerbang Pulau Sumatera memasuki fase baru yang krusial. Melalui skema kolaborasi lintas sektoral antara otoritas pusat dan daerah, rencana pembangunan satuan pendidikan menengah kedinasan mulai direalisasikan. Langkah ini ditandai dengan kunjungan lapangan yang dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Ahmad Najib Burhani, ke lahan yang diusulkan di Desa Marga Catur, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan.

Visitasi strategis yang berlangsung pada Jumat, 10 Juli 2026 tersebut diposisikan sebagai instrumen uji kelayakan primer (feasibility study) untuk memetakan kesiapan dokumen tata ruang dan topografi lahan. Evaluasi lapangan ini dinilai vital guna memitigasi risiko teknis sebelum pemerintah pusat menerbitkan surat keputusan penetapan lokasi definitif bagi megaproyek SMA Unggul Garuda di wilayah tersebut.

Kedatangan rombongan pejabat kementerian teknis ini disambut oleh Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Sekretaris Daerah Kabupaten Supriyanto, serta jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Tim gabungan tersebut melakukan penyisiran ke sejumlah titik koordinat batas lahan guna menguji daya dukung infrastruktur penunjang, mulai dari aksesibilitas jalan, ketersediaan sumber energi listrik, hingga jaringan telekomunikasi.

"Kami mengapresiasi usulan penyediaan lahan dari pemerintah daerah. Namun, sebagai proyek percontohan nasional, masih terdapat beberapa poin krusial dan catatan teknis tata ruang yang wajib dikaji secara mendalam serta diselaraskan dengan regulasi pusat sebelum masuk ke tahapan konstruksi fisik. Koordinasi intensif antara tim teknis kementerian dan dinas terkait di daerah harus segera dikebut agar sisa pemenuhan syarat administratif ini berjalan tanpa hambatan," urai Dirjen Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek, Ahmad Najib Burhani.

Merespons sejumlah catatan korektif dari kementerian, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menegaskan komitmen penuh jajaran eksekutif untuk melakukan asistensi percepatan pemenuhan kriteria teknis. Otoritas daerah memandang kehadiran institusi pendidikan unggulan ini sebagai aset geopolitik wilayah yang strategis dalam memicu percepatan pembangunan indeks pembangunan manusia (IPM) lokal.

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan memproyeksikan kehadiran SMA Unggul Garuda sebagai pusat inkubasi talenta muda berbakat, khususnya dalam penguasaan literasi sains dan rekayasa teknologi tinggi. Keberhasilan dalam memenangkan kompetisi penunjukan lokasi ini diyakini tidak hanya akan meningkatkan marwah pendidikan daerah, melainkan juga menciptakan episentrum pertumbuhan ekonomi baru di sekitar wilayah Kalianda yang berorientasi pada pencetakan sumber daya manusia unggul berskala nasional.

Post a Comment

Previous Post Next Post