Gerakan Pap Smear Serentak di 204 Titik Antar Lampung Pecahkan Rekor Dunia MURI



BANDAR LAMPUNG — Provinsi Lampung sukses mengukuhkan posisinya di panggung kejuaraan nasional melalui aksi nyata penanggulangan kanker serviks secara masif. Sebanyak 14.762 perempuan dari berbagai latar belakang sosial di Bumi Ruwa Jurai secara serentak mengikuti program skrining deteksi dini dalam Gerakan Pemeriksaan Pap Smear Massal. Keberhasilan memobilisasi belasan ribu peserta ini mengantarkan Lampung memecahkan Rekor Superlatif Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI). Capaian monumental ini diumumkan resmi dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) di Hotel Swiss-Belhotel, Bandar Lampung.

Direktur Operasional MURI, Awan Rahargo, menyatakan bahwa penghargaan ini masuk dalam ketegori rekor superlatif karena memiliki dampak kemaslahatan publik yang sangat luas dan signifikan terhadap perlindungan ketahanan kesehatan domestik. Berdasarkan hasil verifikasi tim MURI di lapangan, belasan ribu peserta tersebut tersebar secara proporsional dan diperiksa serentak pada 204 titik fasilitas pelayanan kesehatan yang menjangkau 14 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Sebagai wujud apresiasi atas kerja kolektif ini, MURI menyerahkan 17 duplikat piagam penghargaan kepada para pemangku kepentingan utama yang menjadi motor penggerak acara.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan bahwa pencapaian rekor ini tidak boleh dilihat sekadar sebagai simbol kompetisi administratif di atas kertas. Rekor tersebut merupakan cerminan dari lonjakan kesadaran kolektif kaum perempuan di Lampung mengenai pentingnya proteksi kesehatan reproduksi sejak dini. Pemprov Lampung menempatkan indikator kesehatan perempuan sebagai variabel investasi jangka panjang yang krusial guna melahirkan generasi masa depan yang tangguh sekaligus menaikkan derajat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) daerah.

"Kesehatan perempuan merupakan pilar utama dan fondasi dari kesehatan keluarga. Ketika seorang ibu atau perempuan dalam kondisi prima, mereka memiliki daya dukung yang kuat untuk mengasuh anak-anak serta menggerakkan lingkungan sosialnya. Perempuan adalah perekat utama dalam struktur keluarga. Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran bidan yang tidak pernah lelah mengawal fase kehidupan perempuan, mulai dari remaja, kehamilan, hingga persalinan. Bidan adalah sahabat sejati perempuan," urai Gubernur Rahmat Mirzani Djausal.

Di sisi lain, Ketua IBI Provinsi Lampung, Mery Destiaty, memaparkan bahwa realisasi pergerakan massa ini berhasil melampaui target awal organisasi yang dipatok pada angka 13.740 peserta. Keberhasilan ini diklaim sebagai buah manis dari militansi para bidan desa dan bidan praktik mandiri yang berkolaborasi aktif dengan masyarakat di tingkat akar rumput. Berangkat dari kesuksesan aksi massal ini, IBI mendesak pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan untuk memperluas pelibatan organisasi profesi kebidanan dalam perumusan kebijakan jaminan kesehatan nasional, terutama dalam memfasilitasi legalitas pelayanan preventif kanker pada fasilitas kesehatan tingkat pertama.

Post a Comment

Previous Post Next Post