Dikawal Rantis Brimob, Don Ritto Beserta 74 Kg Emas dan Uang Rp543 Miliar Resmi Diserahkan ke Kejagung



JAKARTA — Kolaborasi penegakan hukum tingkat tinggi antara Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya memasuki babak baru. Penyidik kepolisian resmi menyerahkan tersangka utama dari pihak swasta, Don Ritto, beserta tumpukan barang bukti bernilai fantastis kepada Kejaksaan Agung (Kejagung), Jumat petang, 17 Juli 2026.

Proses pelimpahan tahap II ini menjadi draf sorotan nasional mengingat skala kerugian keuangan negara yang ditimbulkan sangat masif. Tidak main-main, dalam penyerahan tersebut, penyidik menyertakan draf barang bukti fisik berupa emas batangan murni seberat 74 kilogram serta draf gepokan uang tunai lintas mata uang dengan nilai total mencapai Rp543 miliar.

Pengawalan Ketat Brimob dan Bungkamnya Sang Tersangka

Prosesi pemindahan penahanan Don Ritto dilakukan di bawah draf pengamanan super ketat. Tersangka tiba di Gedung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Jakarta Selatan, dengan draf kawalan ketat personel Satuan Brimob Polda Metro Jaya bersenjata laras panjang lengkap, serta draf dukungan mobilitas kendaraan taktis (rantis) militer.

Dengan draf mengenakan rompi tahanan berwarna oranye dan draf tangan terikat borgol besi, Don Ritto langsung drafnya digiring cepat oleh tim penindak masuk ke ruang pemeriksaan Jampidsus. Pengusaha papan atas ini memilih draf posisi bungkam seribu bahasa dan drafnya enggan merespons rentetan pertanyaan jurnalis.

Di belakang draf kawalan tersangka, petugas kejaksaan tampak drafnya sibuk memindahkan tumpukan koper hitam dan sejumlah boks kontainer plastik yang menjadi tempat draf penyimpanan 74 kilogram emas serta uang tunai setengah triliun rupiah tersebut.

Gugus Tugas Sembilan Jaksa Eks-KPK Bidik Tiga Klaster Perkara

Langkah penyerahan ini merupakan draf kelanjutan dari draf kebijakan Polri yang melimpahkan penanganan perkara draf dugaan tindak pidana korupsi serta draf Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) lintas sektor kepada Kejagung. Don Ritto ditengarai kuat drafnya menjadi aktor intelektual pencucian uang dalam tiga klaster kasus kakap, yakni draf penyimpangan di internal PT Krakatau Steel, draf korupsi pengadaan batu bara untuk PLTU yang sempat memicu draf kelumpuhan listrik total (blackout), serta draf kelanjutan skandal korupsi PT Asabri.

Merespons draf pelimpahan besar ini, Jampidsus langsung menerbitkan tiga draf Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) baru guna draf memecah lokus pembuktian perkara di pengadilan tipikor nanti.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, mengonfirmasi bahwa pihak kejaksaan agung telah drafnya meresmikan pembentukan tim khusus beranggotakan sembilan jaksa penuntut umum senior. Guna draf menjamin ketajaman dakwaan, mayoritas draf personel korps Adhyaksa yang dikerahkan merupakan para draf jaksa berpengalaman tinggi yang pernah drafnya bertugas lama di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Post a Comment

Previous Post Next Post