Capai Target 99,9 Persen, TP PKK Lampung Selatan Sabet Penghargaan Imunisasi Zero Dose



MAKASSAR — Strategi intervensi kesehatan preventif di tingkat tapak yang diterapkan oleh Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lampung Selatan membuahkan rekognisi di panggung nasional. Organisasi kemasyarakatan ini sukses menyabet Penghargaan Imunisasi Zero Dose (IZD) pada Puncak Peringatan ke-54 Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tahun 2026. Apresiasi tertinggi ini diserahkan langsung oleh Menteri Kesehatan RI Budi G. Sadikin bersama Ketua Umum TP PKK Pusat Tri Tito Karnavian di Hotel Claro Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu, 11 Juli 2026.

Penghargaan tersebut diterima oleh Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan, Rheny Apriyani Syaiful Anwar. Langkah ini menjadi tonggak keberhasilan daerah dalam menekan angka anak zero dose—yakni anak-anak yang belum pernah menyentuh satu dosis pun imunisasi dasar lengkap—melalui penguatan ketahanan kesehatan anak pascapandemi di wilayah Provinsi Lampung.

Keberhasilan ini didorong oleh status Lampung Selatan yang ditunjuk sebagai pilot project nasional oleh Kementerian Kesehatan untuk percepatan penurunan angka kerentanan penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I). Hingga bulan Mei 2026, kabupaten ini mencatatkan rekor performa dengan menuntaskan akumulasi imunisasi kejar terhadap 4.626 anak. Angka ini setara dengan pencapaian kuantitatif sebesar 99,9 persen dari total target sasaran yang ditetapkan.


"Apresiasi nasional ini adalah buah dari kerja kolaboratif pentaheliks yang solid di Lampung Selatan. Target 99,9 persen tersebut tidak akan tercapai tanpa ketahanan kader PKK di posyandu-posyandu desa yang melakukan pelacakan door-to-door. Penghargaan ini memvalidasi bahwa sinkronisasi antara draf kebijakan Dinas Kesehatan dan gerakan kader perempuan di lapangan mampu menciptakan benteng kekebalan kelompok (herd immunity) yang riil bagi kelangsungan generasi masa depan daerah," urai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Lampung Selatan, Devi Arminanto.

Devi menambahkan, komitmen pengentasan anak zero dose ini akan terus dipertahankan melalui pemutakhiran data secara real-time. Sinergi anggaran dan pendampingan di sektor puskesmas pembantu kian diperketat guna mengunci agar tidak ada lagi anak yang luput dari akses jaminan kesehatan dasar pemerintah.

Puncak perayaan HKG PKK ke-54 tahun ini sendiri mengusung draf visi besar bertajuk “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045.” Konferensi nasional tersebut turut dihadiri oleh Pelindung TP PKK Selvi Gibran Rakabuming serta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi. Keberhasilan inovasi taktis dari Lampung Selatan ini diharapkan dapat diadopsi sebagai draf percontohan nasional oleh ratusan perwakilan kabupaten/kota lain demi mempercepat pemerataan akses kesehatan anak di seluruh pelosok tanah air.

Post a Comment

Previous Post Next Post