Rem Blong di Leter S Pulau Panggung, Truk Tronton Pengangkut Pipa Bor PGE Ulubelu Hantam Tebing



TANGGAMUS – Sirkuit jalur logistik energi di kawasan pegunungan Kabupaten Tanggamus kembali memicu situasi darurat. Satu unit armada truk tronton berukuran makro pengangkut material pipa pengeboran milik PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Ulubelu, mengalami kecelakaan tunggal akibat hantaman sasis gagal pengereman (rem blong) di ruas Jalan Raya Leter S, Pekon Talang Jawa, Kecamatan Pulau Panggung, Sabtu (13/6/2026) dini hari.

Kendaraan berat jenis MAN dengan nomor polisi B 9836 UIZ tersebut diketahui dikemudikan oleh Vicky Humaedi (44), warga Desa Palurahan, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang, Banten. Truk kehilangan sasis kendali pengereman saat merayap turun di sirkuit turunan curam dan tikungan tajam ekstrem yang selama ini menjadi momok bagi pengemudi kendaraan sumbu besar di kawasan Leter S.

Merespons fluktuasi situasi di lapangan, jajaran Polsek Pulau Panggung Polres Tanggamus langsung melempar personel pos terdepan menuju lokasi guna mengunci sasis pengamanan area, mencegah kecelakaan beruntun, serta memimpin draf evakuasi bangkai truk bermuatan berat tersebut.

“Insiden kecelakaan tunggal ini berfluktuasi sekira pukul 01.30 WIB dini hari. Bersandarkan draf keterangan hulu dari pengemudi, sistem pengereman hidrolik kendaraan mendadak tidak berfungsi fungsional saat menghadapi turunan Leter S. Guna memotong risiko fatal jatuh ke jurang, sopir mengambil keputusan taktis membanting setir ke lajur kiri dan menghantamkan lambung truk ke dinding tebing pembatas jalan,” urai Kapolsek Pulau Panggung, Iptu Suamin, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko.

Nihil Korban Jiwa, Polisi Kebut Evakuasi Muatan Pipa Bor Sektor Geothermal

Otoritas kepolisian memastikan hitam di atas putih bahwa sasis keputusan cepat pengemudi mengorbankan armada dengan menabrak tebing berhasil mengunci nihilnya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sang sopir dilaporkan selamat tanpa mengalami cedera biologis yang fatal, kendati bagian depan truk MAN mengalami kerusakan struktural akibat benturan keras dengan sasis batuan tebing.

Mengingat pipa bor geothermal yang diangkut merupakan logistik industri berat berkategori material strategis, proses evakuasi dipatok berjalan ekstra hati-hati. Polsek Pulau Panggung berkoordinasi taktis dengan manajemen PGE Ulubelu untuk mendatangkan armada derek berat (crane) guna memindahkan rupa-rupa material pipa dari badan jalan agar tidak melumpuhkan sirkuit mobilitas ekonomi warga antarkecamatan.

Jalur Penghubung Pulau Panggung-Ulubelu Diberlakukan Sistem Buka Tutup

Hingga Sabtu siang, fluktuasi arus lalu lintas di sekitar Pekon Talang Jawa dilaporkan mengalami perlambatan volume. Guna mengantisipasi kemacetan total berdurasi panjang, satuan lalu lintas memberlakukan sasis rekayasa arus kendaraan secara fungsional melalui skema buka-tutup jalur secara bergantian dari kedua arah.

Iptu Suamin melempar draf imbauan ketat kepada rupa-rupa pengendara, terutama armada truk ekspedisi komoditas perkebunan dan logistik industri yang hendak memotong jalur menuju kawasan dataran tinggi Ulubelu.

Para pengguna jalan dipatok wajib menurunkan grafik kecepatan, mengecek sasis kelaikan rem sebelum meluncur di turunan ekstrem, serta mematuhi draf instruksi manual dari barisan petugas yang bersiaga di sirkuit Leter S hingga proses transisi evakuasi bangkai truk tuntas seratus persen. (***)

Post a Comment

Previous Post Next Post