BANDAR LAMPUNG – Sirkuit persaingan memperebutkan kursi pendidikan di sekolah berkategori top level se-Provinsi Lampung memasuki fase paling krusial. Sebanyak 21.000 calon siswa mulai berjibaku mengeksekusi soal-soal Tes Potensi Akademik (TPA) berbasis Computer Assisted Test (CAT) yang digelar serentak sejak Senin (8/6/2026).
Puluhan ribu peserta ini harus bertarung super ketat demi menyaring diri ke dalam kuota 12.000 kursi daya tampung yang tersebar fungsional di 35 SMA Negeri Unggulan di seluruh wilayah bumi Ruwa Jurai.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung, Thomas Amirico, memantau langsung sirkuit pergerakan ujian digital ini di SMAN 10 Bandar Lampung. Thomas mengonfirmasi bahwa ledakan animo masyarakat tahun ini memicu fluktuasi ketatnya rasio kelulusan, mengingat jumlah pendaftar di hulu melonjak drastis menembus angka 34.000 siswa, berbanding terbalik dengan catatan tahun 2025 yang hanya tertahan di sasi 14.000 pelamar.
“Alhamdulillah, tumpukan berkas pendaftar tahun ini melesat ke angka 34.000 siswa. Peningkatan masif di atas 100 persen ini menjadi sasi autentik bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap eskalasi mutu dan kualitas pendidikan menengah di Lampung terus meroket tajam,” kata Thomas Amirico di hadapan awak media.
Filter Peringkat Paralel Gugurkan 12 Ribu Pendaftar di Hulu Sistem
Di balik sirkuit ketatnya ujian CAT, Thomas membeberkan bahwa sistem PPDB daring telah mengeksekusi sasi penyaringan awal yang sangat ketat. Tercatat, sekitar 12.000 pendaftar langsung dinyatakan gugur fungsional pada tahap verifikasi berkas administrasi. Mayoritas dari belasan ribu pelamar yang tersisih tersebut gagal memenuhi prasyarat regulasi terkait ketentuan peringkat paralel minimum di sekolah asal masing-masing.
Sisa 21.000 peserta yang berhasil menjebol dinding verifikasi itulah yang kini diwajibkan melewati sasi TPA selama dua hari hingga Selasa (9/6/2026) besok. Mengingat ketersediaan bangku di 35 SMA Unggulan hanya berkisar 12.000 kursi, dipastikan sebanyak 9.000 peserta ujian CAT kali ini akan tereliminasi dari sirkuit jalur unggulan.
“Kami memburu bibit-bibit terbaik dan siswa yang paling potensial lewat potret kemampuan murni akademis mereka. Persaingan otomatis menjadi sangat sengit karena komparasi antara kuota yang tersedia dengan jumlah petarung ujian di lapangan sangat timpang,” urai Kadisdikbud Lampung itu.
Transparansi Nilai Nyata: Hasil Ujian TPA Terpantau Secara Real Time
Materi TPA berbasis komputer yang diujikan tahun ini difokuskan pada tiga klaster instrumen utama, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika, guna mengukur secara fungsional indeks literasi serta numerasi para calon siswa. Thomas menegaskan bahwa skema kelulusan dikunci mutlak oleh performa individu, baik untuk kuota pemenuhan jalur domisili maupun jalur prestasi.
Untuk mengunci sasi objektivitas dan menangkal sengketa intervensi dari luar, Disdikbud menerapkan sistem keterbukaan penuh di mana perolehan nilai peserta dapat dipantau langsung oleh publik secara real time sesaat setelah lembar jawaban digital dikirimkan.
Bagi para peserta yang nantinya harus menelan pil pahit akibat tersisih dari sirkuit kuota 35 SMA Unggulan ini, Pemerintah Provinsi Lampung memastikan pintu masuk sekolah negeri tidak lantas tertutup rapat. Seluruh siswa yang gugur diberikan sasi hak akses penuh untuk mendaftarkan diri kembali ke dalam sirkuit PPDB jalur reguler, yang dijadwalkan akan membuka sirkuit pendaftaran resminya secara serentak pada 15 Juni 2026 mendatang. (***)
Post a Comment