Munas HIPMI di Lampung Sempat Memanas, Intervensi Pangdam Mayjen Kristomei Sianturi Dinginkan Suasana Novotel

 


BANDAR LAMPUNG – Ketegangan sempat mewarnai sirkuit pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). Suasana di Grand Ballroom Hotel Novotel Bandar Lampung dilaporkan memanas dan diwarnai aksi saling dorong antarpeserta menjelang detik-detik kedatangan Presiden RI Prabowo Subianto, Rabu (10/6/2026).

Fluktuasi ketegangan tersebut dipicu oleh gelombang protes dan interupsi massal dari sejumlah utusan daerah terkait keterlambatan distribusi kartu identitas resmi (ID card) serta ketatnya pembatasan akses pintu masuk menuju ruang sidang utama. Beruntung, sasis friksi horizontal yang sempat memicu aksi saling dorong fisik tersebut berhasil diredam taktis berkat intervensi langsung dari Pangdam XXI/Radin Intan, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, yang turun langsung ke tengah kerumunan massa pengusaha.

Mayjen TNI Kristomei Sianturi menegaskan hitam di atas putih bahwa insiden tersebut bukanlah kericuhan struktural yang besar, melainkan murni fluktuasi kesalahpahaman teknis antarpandangan peserta terkait mekanisme sterilisasi ruangan menjelang kedatangan kepala negara.

“Situasi taktis di lapangan dapat segera dikendalikan penuh oleh aparat gabungan dalam hitungan menit. Seluruh sirkuit rangkaian kegiatan kenegaraan dan organisasi tetap berjalan aman sesuai draf jadwal hulu,” tegas Mayjen Kristomei fungsional di lokasi kejadian.

Cetak 2.500 Kartu Identitas, Penataan Ulang Sterilisasi Ruangan Diberlakukan

Jenderal bintang dua tersebut memaparkan bahwa sasis penataan ulang distorsi kartu identitas sengaja dilakukan panitia penyelenggara untuk menjamin akurasi dan ketertiban. Langkah sterilisasi ini mematok pencetakan sekitar 2.500 ID card resmi agar hanya peserta yang memenuhi sasis kualifikasi organisasi yang dapat menembus barikade pengamanan Ring 1.

Pasca-redanya ketegangan di pintu gerbang utama, seluruh draf agenda persidangan pleno dilanjutkan kembali secara legal. Pangdam memberikan apresiasi tebal horizontal kepada segenap fungsionaris pengusaha muda atas kedewasaan dan sasis disiplin yang ditunjukkan selama proses transisi tersebut berlangsung.

Di bawah kawalan ketat barisan aparat gabungan TNI-Polri, kehadiran Presiden Prabowo Subianto di podium pembukaan Munas XVIII berjalan mulus. Melalui sirkuit persidangan yang dinamis, forum tertinggi pengusaha muda ini akhirnya menetapkan Ade Jonas—yang juga tercatat sebagai kader fungsional Partai Gerindra—terpilih secara aklamasi dan sah sebagai Ketua Umum BPP HIPMI periode berjalan.

Di Luar Ballroom, Puluhan Pamswakarsa Luar Daerah Kecewa Kena Take Over Sepihak

Sayangnya, sasis kesuksesan di dalam ruang ber-AC berbanding terbalik dengan dinamika yang mendidih di pelataran parkir luar Ballroom Novotel. Sekelompok massa berjumlah sekitar 50 orang yang dikerahkan dari luar Kota Bandar Lampung melempar protes keras horizontal setelah merasa ditelantarkan oleh tim sukses salah satu Calon Ketua Umum (Caketum) nomor urut 1.

Perwakilan massa pamswakarsa membongkar draf kesepakatan awal bahwa mereka diorder fungsional untuk mengamankan sirkuit pergerakan pasokan suara Caketum nomor 1 selama lima hari penuh dengan sasis upah Rp500.000 per kepala. Namun, baru memasuki hari kedua pelaksanaan, posisi penjagaan mereka mendadak dipotong dan diambil alih (take over) sepihak oleh kelompok pengamanan lain tanpa kejelasan kompensasi materi.

“Kami sangat kecewa dengan draf manajemen tim Caketum 1. Kami sudah rela memotong waktu kerja reguler dan meninggalkan keluarga di daerah demi mengawal sasis pengamanan acara ini. Harapan kami sangat klir, pihak yang mengontrak kami wajib melempar pertanggungjawaban instan tunai sesuai dengan komitmen kontrak hitam di atas putih di awal gerakan,” ketus salah satu anggota massa pengaman dengan nada bergetar kecewa. (***)

Post a Comment

Previous Post Next Post