BANDAR LAMPUNG – Ekskalasi sirkuit politik internal Partai Demokrat di Provinsi Lampung resmi mengunci satu figur utama untuk menakhodai partai lima tahun ke depan. Petahana Ketua DPD Partai Demokrat Lampung, Edy Irawan Arief, secara resmi mengembalikan draf berkas pendaftaran sebagai Calon Ketua DPD periode 2026–2031 kepada jajaran Organizing Committee (OC) dan Steering Committee (SC) panitia Musyawarah Daerah (Musda), Jumat (19/6/2026).
Setelah melalui sasis pemeriksaan verifikasi faktual oleh tim panitia hulu di sekretariat DPD setempat, seluruh dokumen administrasi sang petahana diketuk palu dan dinyatakan lengkap tanpa fluktuasi kekurangan. Edy menegaskan bahwa sasis syarat minimal dukungan 20 percent yang dipatok oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) telah berhasil dilampaui secara hitam di atas putih.
Suasana Haru di Arena Musda: Gandeng Cucu Kedua Jemput Keyakinan Politik
Di lajur lain, momentum pengembalian berkas sempat diwarnai rupa-rupa draf keharuan yang mendalam. Edy Irawan menguliti secara berbobot bahwa langkah politiknya untuk kembali bertarung di sirkuit kepemimpinan Demokrat Lampung kali ini murni didorong oleh dorongan moral spiritual keluarga serta niat melanjutkan pengabdian makro di Bumi Ruwa Jurai.
“Sikam (saya) sejatinya ingin meminta restu langsung kepada ayah dan ibu, namun keduanya dilaporkan telah mendahului kita menghadap Sang Pencipta. Istri tercinta juga sudah tiada, sementara anak-anak hari ini sedang memiliki sasis kesibukan masing-masing di luar daerah,” ungkap Edy dengan kelopak mata yang berkaca-kaca di hadapan fungsionaris partai.
Kondisi tersebut membuat akademisi senior ini memilih didampingi fungsionaris keluarga terkecilnya, yakni sang cucu kedua, saat melangkah ke meja pendaftaran. Kehadiran sasis generasi penerus itu diakuinya memicu suntikan energi psikologis dan ketebalan keyakinan spiritual pasca-dirinya berserah diri meminta petunjuk kepada Allah SWT.
Bedah Target Eleksi Makro: Kebut 12 Kursi Provinsi dan Garansi Pimpinan Parlemen
Jika kembali direkomendasikan oleh DPP untuk memimpin mesin politik berlambang bintang mercy di Lampung, Edy Irawan langsung merilis draf target elektoral yang agresif berskala makro untuk mengunci kemenangan pada Pemilu legislatif mendatang:
Sektor DPR RI: Partai Demokrat Lampung dipatok wajib mengamankan dua kursi petahana yang ada, sekaligus melakukan ekspansi hulu untuk merebut 4 kursi DPR RI dari rupa-rupa daerah pemilihan (Dapil) di Lampung.
Sektor DPRD Provinsi: Edy memasang target grafik penambahan kursi legislatif dari sasis 9 kursi saat ini melompat ke angka 10 hingga 12 kursi, sekaligus mengunci garansi posisi unsur pimpinan definitif di parlemen Provinsi Lampung.
Sektor DPRD Kabupaten/Kota: Konsolidasi horizontal ditargetkan mampu mendongkrak perolehan total dari 61 kursi menjadi 71 hingga 75 kursi yang tersebar di 15 wilayah kabupaten/kota.
“Visi politik saya ke depan adalah merapatkan barisan di tingkat tapak, menyusun draf strategi sirkular, dan mengeksekusi kemenangan. Salah satu juknis taktis yang wajib dicatat baik-baik oleh seluruh kader: kita harus memecah telur dan memenangkan pertarungan di satu-satunya daerah yang selama ini kursinya kosong, yaitu Kabupaten Tanggamus. Ini adalah harga mati target kepemimpinan saya,” pungkas Edy Irawan mengunci draf orasinya. (***)
Post a Comment