BANDAR LAMPUNG – Peta sirkulasi politik di Bumi Ruwa Jurai menunjukkan potret konsolidasi yang solid dan berbobot. Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Demokrat Provinsi Lampung resmi digulirkan di Grand Ballroom Hotel Grand Mercure, Bandar Lampung, Sabtu (27/6/2026). Hajatan politik lima tahunan ini dihadiri langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, serta jajaran elite lintas partai politik di tingkat provinsi.
Kehadiran para tokoh kunci parpol ini menjadi sinyal kuat terjalinnya komunikasi politik yang cair di tingkat tapak. Di antara deretan pimpinan parpol yang hadir tampak Anggota DPR RI sekaligus Ketua PKB Lampung Chusnunia Chalim (Nunik), Ketua NasDem Lampung Herman HN bersama Wakil Ketua Rakhmat Husein DC, Wakil Ketua Golkar Ismet Roni, Wakil Ketua PDIP Watoni Nurdin, serta Ketua OKK DPD Gerindra Fahror Rozi.
Selain fungsionaris partai, forum tertinggi Demokrat Lampung ini juga dihadiri oleh Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah, Wakil Wali Kota Metro Rafieq Adi Pradana, serta pucuk pimpinan penyelenggara pemilu yakni Ketua KPU Lampung Erwan Bustami dan Ketua Bawaslu Lampung Iskardo P Panggar.
Calon Tunggal: Edy Irawan Arief Lolos Verifikasi Pra-Musda DPP
Dari struktur komando pusat, delegasi dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrat Herman Khaeron bersama Kepala BPOKK DPP Demokrat Ossy Dermawan. Kehadiran jajaran pengurus pusat ini guna mengawal sasis legitimasi pemilihan nakhoda baru Demokrat Lampung untuk periode mendatang.
Ketua Bamkostra-Da Demokrat Lampung, Deni Ribowo, menjelaskan bahwa sirkuit utama Musda VI difokuskan pada agenda pengesahan draf calon ketua serta pendengaran draf visi-misi strategis. Berdasarkan sasis verifikasi formal yang dilakukan oleh tim internal DPP Demokrat pada agenda pra-Musda, Jumat (26/6/2026), hanya petahana Edy Irawan Arief yang dinyatakan lolos dan memenuhi syarat dukungan untuk maju sebagai calon ketua.
“Berdasarkan hasil penyaringan regulasi, hanya berkas pendaftaran Pak Edy Irawan Arief yang memenuhi kuota dukungan riil dari para pemilik suara di tingkat DPC,” jelas Deni Ribowo.
Keputusan Akhir Tetap Berada di Tangan AHY
Meskipun tahapan Musda VI berjalan mulus dengan memunculkan calon tunggal, Deni mengingatkan bahwa sasis pengambilan keputusan final di internal Partai Demokrat menggunakan mekanisme sirkular terpusat. Forum Musda Lampung berfungsi untuk menetapkan calon yang memenuhi syarat administratif dan substantif di tingkat daerah.
Selanjutnya, draf rekomendasi hasil Musda VI ini akan diteruskan ke Jakarta. Ketetapan hukum mengenai pengangkatan dan pelantikan Ketua DPD Partai Demokrat Lampung definitif mutlak berada di bawah kewenangan penuh Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), beserta jajaran Tim Tiga pusat setelah melalui uji kepatutan dan kelayakan lanjutan. (***)
Post a Comment