Garansi Mutu 3.600 Ton Beras: Bulog Lampung Selatan Siap Ganti Rugi Jika Bantuan Papanas Rusak



KALIANDA – Manajemen Perum Bulog Kantor Cabang Lampung Selatan menjatuhkan draf garansi perlindungan konsumen secara total demi mengamankan jalannya program jaring pengaman sosial nasional. Korps logistik plat merah tersebut memastikan bahwa ribuan ton komoditas beras bantuan pangan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang mengalir ke tingkat tapak dijamin steril dan layak konsumsi, Senin (22/6/2026).

Langkah penegasan ini diambil sebagai bentuk akuntabilitas publik untuk meredam fluktuasi kekhawatiran masyarakat rural terkait potensi penurunan mutu pangan akibat barikade masa simpan gudang yang panjang. Menatap juknis penyaluran alokasi ganda untuk periode Februari–Maret 2026, Bulog secara terbuka membuka sasis kanal pengaduan horizontal dan berjanji mengeksekusi ganti rugi komoditas instan jika ditemukan beras yang mengalami pembusukan fisik di lapangan.

“Kami menolak merugikan masyarakat penerima manfaat. Jika ada warga yang menerima draf paket beras dalam kondisi rusak, patah-patah ekstrem, berkutu, atau berbau apek, silakan langsung melapor melalui aparatur pemerintah desa setempat. Bulog berkomitmen 100 persen mengganti pasokan tersebut dengan beras baru yang sesuai standar kualitas hulu,” tegas Kepala Bulog Cabang Lampung Selatan, Fedrial Farhan, taktis saat ditemui di ruang kerjanya.

Sirkuit Distribusi Makro: 3,6 Ribu Ton Beras dan Ratusan Ribu Liter Minyak Goreng Diguyur Massal

Fedrial menguliti secara berbobot bahwa volume logistik yang digelontorkan dalam operasi bantuan pangan kali ini bergerak dalam skala makro. Program strategis pusat ini menyisir total 184.677 Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang tersebar horizontal di rupa-rupa kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan.

Karena mekanisme penyaluran di lapangan dirancang fungsional merapel jatah dua bulan sekaligus untuk memangkas sasis ongkos transportasi warga, setiap PBP berhak membawa pulang draf logistik komposit berupa 20 kilogram beras premium dan 4 liter minyak goreng kemasan. Berdasarkan manifes agregat Bulog, akumulasi volume logistik hulu yang berhasil disalurkan menembus angka fantastis:

  • Sektor Komoditas Beras: Total pasokan menyentuh angka 3.693.540 kilogram atau setara 3.693,54 ton.

  • Sektor Komoditas Minyak Goreng: Total distribusi menyerap 738.708 liter pasokan cair.

Sisir Dua Kompleks Gudang Utama: Antisipasi Kerusakan Kelembapan Udara

Guna menjamin sirkuit rantai pasok menolak macet, Bulog Lampung Selatan memaksimalkan daya tampung infrastruktur penyiapan di dua klaster logistik utama, yakni Kompleks Gudang Kedaton dan Kompleks Gudang Bakti Rasa. Fedrial menyebut bahwa pengawasan fumigasi dan pengecekan laboratorium kadar air rutin dieksekusi secara ketat oleh tim pengawas mutu internal.

Kendati demikian, fluktuasi kelembapan udara selama sasis penyimpanan di dalam gudang maupun tekanan fisik saat distribusi truk di jalur lintas Sumatra tetap diantisipasi secara taktis. Oleh karena itu, pelibatan aktif masyarakat lokal dan perangkat desa dalam mengawasi fisik karung bantuan saat diserahterimakan diposisikan fungsional sebagai katup pengaman lapis kedua.

Langkah responsif Bulog ini dinilai para pengamat kebijakan publik sebagai portofolio birokrasi yang sehat di Lampung.

Dengan mengunci jaminan kualitas pangan langsung di tingkat tapak, program bantuan Bapanas menolak sekadar menjadi sasis penggugur kewajiban administratif anggaran, melainkan menjelma instrumen jaring pengaman yang efektif untuk menjaga daya beli rumah tangga miskin dari hantaman tantangan ekonomi di pertengahan tahun 2026. (***)

Post a Comment

Previous Post Next Post