Tragedi Jalinsum Muratara: Tabrakan Maut Bus ALS dan Truk Tangki BBM Akibatkan 16 Orang Tewas

 


MUSI RAWAS UTARA – Kecelakaan lalu lintas yang sangat tragis terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di Simpang Danau, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026). Insiden yang melibatkan bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan sebuah truk tangki bahan bakar minyak (BBM) tersebut mengakibatkan kebakaran hebat dan merenggut sedikitnya 16 nyawa.

Peristiwa memilukan ini bermula ketika bus ALS bernomor polisi BK-7778-DL yang melaju dari arah Lubuklinggau menuju Jambi diduga berupaya menghindari lubang di jalan raya. Namun, manuver tersebut menyebabkan bus kehilangan kendali hingga oleng ke kanan dan masuk ke lajur berlawanan. Pada saat yang bersamaan, truk tangki bernomor polisi BG-8196-QB melaju dari arah depan, sehingga tabrakan frontal tidak terelakkan dan memicu kobaran api yang menghanguskan kedua kendaraan besar tersebut.

Kepala Bidang Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muratara, Mugono, mengonfirmasi bahwa berdasarkan identifikasi awal, terdapat 16 korban meninggal dunia. Korban tewas terdiri dari 14 penumpang bus ALS serta sopir dan kenek truk tangki BBM. Selain korban jiwa, dilaporkan terdapat empat orang yang berhasil selamat, di mana tiga di antaranya menderita luka bakar serius dan satu orang mengalami luka ringan. Saat ini, seluruh korban selamat tengah mendapatkan perawatan intensif di fasilitas medis terdekat.

Proses evakuasi oleh tim gabungan BPBD dan Satlantas berlangsung dramatis karena sejumlah korban sempat terjepit di badan kendaraan yang ringsek. Berdasarkan keterangan awal di lapangan, muncul dugaan adanya percikan api dari bagian bus sebelum kecelakaan terjadi, yang kemudian memicu sopir bus untuk membuang setir ke arah kanan. Namun, faktor kecepatan tinggi dari truk tangki di jalur lawan membuat dampak benturan menjadi sangat fatal.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, mulai dari pemeriksaan kondisi kelaikan kendaraan, faktor kerusakan jalan, hingga potensi kelalaian manusia. Seluruh jenazah korban telah dievakuasi ke rumah sakit di Lubuklinggau untuk proses identifikasi lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Post a Comment

Previous Post Next Post