Percepat Program KPBU APJ, Pemkab dan DPRD Pringsewu Lakukan Kunjungan Kerja ke Kabupaten Madiun

 



PRINGSEWU – Pemerintah Kabupaten Pringsewu bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pringsewu melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Selasa (5/5/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk mempercepat pelaksanaan program Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) untuk Alat Penerangan Jalan (APJ) yang akan dikembangkan di Bumi Jejama Secancanan.

Rombongan yang dipimpin langsung oleh Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, didampingi Wakil Bupati Umi Laila dan Ketua DPRD Pringsewu Suherman, disambut hangat oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, beserta jajaran di Kantor Pemerintah Kabupaten Madiun.


Poin Utama Kunjungan Kerja:

  • Studi Tiru Program KPBU APJ: Kunjungan ini difokuskan untuk melihat langsung keberhasilan Kabupaten Madiun dalam mengelola Alat Penerangan Jalan melalui skema kerja sama tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di awal.

  • Teknologi Hemat Energi: Program ini akan membangun ribuan titik lampu menggunakan teknologi LED yang lebih hemat energi dengan pemeliharaan yang dijamin sepenuhnya oleh pihak ketiga.

  • Manajemen Risiko: Melalui skema KPBU, risiko teknis dialihkan kepada pihak swasta yang kompeten, sehingga pemerintah daerah dapat lebih fokus pada fungsi pengawasan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Dalam keterangannya, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas menekankan bahwa skema KPBU merupakan langkah strategis untuk mempercepat pembangunan sarana penerangan jalan.

"Dengan skema ini, ribuan titik lampu dapat dibangun sekaligus tanpa membebani APBD di awal. Kami berharap ini tidak hanya menjadi referensi yang baik bagi Pringsewu, tetapi juga membuka peluang kerja sama lebih lanjut dengan Pemkab Madiun di bidang inovasi infrastruktur," ungkap Riyanto.

Senada dengan hal tersebut, Bupati Madiun Hari Wuryanto menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menyatakan bahwa KPBU telah menjadi solusi efektif dalam mengatasi keterbatasan anggaran daerah untuk pembangunan infrastruktur publik yang berkelanjutan dan efisien.

Post a Comment

Previous Post Next Post