BANDAR LAMPUNG – Setelah sukses menempa mental spiritual para pejabat teras pimpinan tinggi pratama (eselon II), Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bergerak cepat melanjutkan program revolusi mental birokrasi di lingkungannya. Mulai Kamis (21/5/2026) besok hingga Minggu (24/5/2026) mendatang, giliran 20 pejabat administrator (eselon III) yang diwajibkan masuk "pesantren kilat" birokrasi.
Kegiatan pembinaan rohani bermalam ini dipusatkan di Masjid Nurul Ulum, Kompleks Islamic Center Provinsi Lampung, Rajabasa, Bandar Lampung. Langkah berkelanjutan ini secara resmi dikunci melalui Surat Tugas Nomor: 800.1.4.1/1223/M/VI.04/2026 yang diteken langsung oleh Gubernur Rahmat Mirzani Djausal pada 19 Mei 2026.
Berbeda dengan program retreat eselon II sebelumnya yang difasilitasi oleh pos anggaran Biro Kesra Setdaprov Lampung, pembiayaan untuk gelombang eselon III ini sepenuhnya menggunakan anggaran DPA dari perangkat daerah masing-masing pada tahun anggaran berjalan. Kebijakan ini menekankan komitmen gotong royong dan kemandirian setiap dinas dalam mendukung peningkatan kapasitas aparatur mereka.
Badan Kepegawaian Daerah (BKD) menjelaskan bahwa agenda ini dirancang khusus sebagai bagian dari pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN), dengan menitikberatkan pada tiga pilar utama: kompetensi sosial kultural, penguatan integritas anti-korupsi, serta pembinaan mental spiritual. Melalui pendekatan spiritual di masjid, para pejabat eselon III yang merupakan motor penggerak operasional kedinasan ini diharapkan mampu menjaga moralitas, etika, dan keikhlasan dalam melayani publik.
Menariknya, atmosfer kedisiplinan dan kesederhanaan tetap dipertahankan. Seluruh sekretaris dinas dan kepala bidang yang terdaftar diwajibkan memboyong perlengkapan pribadi dari rumah, termasuk perlengkapan salat, obat-obatan, pakaian muslim, hingga kasur tipis untuk tidur di area masjid selama tiga hari penuh.
Berikut adalah daftar 20 pejabat administrator (eselon III) Pemprov Lampung yang diinstruksikan mengikuti retreat rohani gelombang ini:
Rusli Syofuan, SSos, MM – Sekretaris Satpol PP
Hermawan, ST, MT – Sekretaris Dinas PSDA
Mughni Emirhan, SIP, MM – Sekretaris Dinas Peternakan & Kesehatan Hewan
Hermansyah Saleh, SSTP, MH – Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup
Samsudin Bakri, SSos – Sekretaris Dinas Kependudukan & Catatan Sipil
I Wayan Gunawan, SE, MM – Sekretaris Dinas PMDT
Dr. Ir. Mohammad Syafrizal, ST, MSi – Sekretaris Dinas Perhubungan
Dr. Elip Heldan AP, MSi – Sekretaris Diskominfotik
Budhi Marta Utama, SE – Sekretaris Dispora
A. Faisal, APi – Sekretaris Dinas Kelautan & Perikanan
Dendy Mashuri, SH, MA, MPP – Sekretaris Dinas Parekraf
Amir Rachman, SE, MSi – Sekretaris Dinas Perkebunan
Edi Effendi, SH, MSi – Sekretaris Dinas ESDM
Andi Arafat, ST, ME – Sekretaris Bappeda
Armintoni, SH, MM – Sekretaris Bapenda
Ir. Yovi Humara, ST, MH – Sekretaris BPBD
Ns. Akhmad Sapri, SKep, MH – Kabid Hukum RSUDAM
Yulianto, SKM, MKes – Kabid Pelayanan RS Jiwa
Sepriadi, SIP, MSi – Kabid Pengembangan Kompetensi ASN BKD
Dedhi Irawan, SH, MM – Kabag TU Biro Umum
Inovasi pembinaan aparatur lewat jalur spiritual ini dinilai banyak pihak sebagai langkah segar di era kepemimpinan Gubernur Mirza untuk mengikis sekat birokrasi, membangun empati sosial, dan menyuntikkan nilai-nilai religiusitas agar melekat erat dalam setiap kebijakan pelayanan publik di Provinsi Lampung.
Post a Comment