BANDAR LAMPUNG – Aksi main hakim sendiri kembali pecah di Kota Tapis Berseri. Seorang terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) babak belur setelah dihajar massa setelah tepergok warga saat hendak menggasak satu unit sepeda motor di Jalan Pulau Sebesi, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung, tepatnya di pelataran depan Kafe Bento, Kamis (21/5/2026) pagi.
Beruntung, nyawa pria yang belum dibeberkan identitasnya tersebut masih berhasil diselamatkan dari amukan yang lebih fatal. Hal ini setelah aparat kepolisian dari Polsek Sukarame bergerak cepat menerjunkan personel ke lokasi kejadian guna meredam emosi warga yang telanjur geram oleh maraknya aksi pencurian di wilayah tersebut.
Berdasarkan rekaman video amatir yang beredar luas di jejaring media sosial, insiden penangkapan dramatis ini sempat memicu kemacetan lalu lintas yang cukup panjang di ruas Jalan Pulau Sebesi. Ratusan pengguna jalan dan warga sekitar berkerumun memadati jalanan untuk mengepung dan melihat langsung wajah pelaku yang sudah terkulai lemas di atas aspal.
Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan bahwa komplotan ini diduga kuat berjumlah dua orang dengan berbagi peran sebagai eksekutor dan pemantau situasi. Namun nasib nahas menimpa sang eksekutor; ia tertinggal dan terkunci oleh kepungan warga setelah aksinya terdeteksi. Sementara itu, satu rekannya yang lain berhasil meloloskan diri dari kejaran massa dengan menggeber sepeda motornya ke arah jalan utama.
Polisi Sita Kunci Letter T dan Senjata Tajam
Kapolsek Sukarame, Kompol M. Rohmawan, membenarkan adanya peristiwa amuk massa terhadap pelaku kriminalitas di wilayah hukumnya tersebut. Pihaknya langsung bergerak taktis begitu menerima laporan darurat dari masyarakat.
"Benar, setelah menerima laporan, anggota kami langsung meluncur ke lokasi kejadian. Pelaku saat itu sudah berhasil diamankan dari lokasi karena sempat menjadi sasaran amukan massa yang emosi. Saat ini yang bersangkutan sudah berada di mapolsek dan kasus ini masih dalam tahap pengembangan intensif," ujar Kompol M. Rohmawan saat dikonfirmasi.
Dari tangan pelaku yang berhasil ditangkap, petugas kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti penting yang diduga kuat menjadi modal utama untuk melancarkan aksi kejahatannya. Barang bukti tersebut antara lain satu buah kunci besi berbentuk Letter T yang biasa digunakan untuk merusak stopkontak motor, serta sebilah senjata tajam yang diselipkan pelaku di balik pakaiannya.
Di sisi lain, Kompol M. Rohmawan mengungkapkan bahwa hingga Kamis sore, pihak korban yang motornya hampir digasak oleh pelaku belum datang ke kantor polisi untuk membuat laporan resmi. Pihak penyidik kini tengah berupaya menghubungi dan melacak keberadaan korban tersebut guna dimintai keterangan lebih lanjut sebagai dasar penyidikan.
"Kami mengimbau dan menyarankan kepada pihak korban untuk segera datang ke Mapolsek Sukarame guna membuat laporan polisi (LP) resmi. Laporan tersebut sangat penting sebagai landasan hukum formal untuk memproses pelaku ke tahap peradilan pidana dan mempermudah kerja penyelidikan dalam memburu satu pelaku lain yang buron," pungkas Kapolsek.
Post a Comment