DPRD Kota Bandar Lampung Apresiasi Inovasi Transportasi Publik Berbasis Teknologi dari Itera

 


BANDAR LAMPUNG – Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung memberikan apresiasi penuh terhadap pengembangan transportasi publik berbasis teknologi, yakni Smart BRT, yang diinisiasi oleh Institut Teknologi Sumatera (Itera). Apresiasi tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dipimpin oleh Ketua Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, Agus Djumadi, di Gedung DPRD Kota Bandar Lampung, Kamis (30/4/2026).

Rapat tersebut dihadiri oleh sejumlah anggota Komisi III, perwakilan Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung, serta tim pengembang Smart BRT Itera. Dalam pertemuan itu, dibahas mengenai operasional layanan transportasi cerdas yang melayani rute Kampus Itera hingga Mall Boemi Kedaton.

Ketua Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung, Agus Djumadi, menilai kehadiran Smart BRT Itera bukan sekadar tambahan moda transportasi, melainkan sinyal perubahan menuju layanan angkutan massal yang lebih efisien, modern, dan berkelanjutan. Menurutnya, inovasi ini sangat baik untuk dijadikan pilot project dalam menciptakan sistem transportasi perkotaan yang terintegrasi di Bandar Lampung. Meskipun pengembangan dan pengelolaan transportasi publik tetap menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, inisiatif ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam penyusunan kebijakan transportasi perkotaan ke depan.

Merespons dukungan tersebut, dosen Itera sekaligus tim pengembang Smart BRT, Muhammad Abi Berkah Nadi, menyampaikan terima kasih kepada DPRD dan Pemerintah Kota Bandar Lampung. Abi menjelaskan bahwa Smart BRT Itera dikembangkan tidak hanya sebagai sarana transportasi, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi kampus dalam menghadirkan hasil riset dan inovasi guna mendorong masyarakat kembali menggunakan angkutan umum.

Saat ini, Smart BRT Itera beroperasi setiap hari mulai pukul 06.00 WIB hingga 18.00 WIB dengan tarif flat Rp5.000. Untuk memberikan kenyamanan dan keamanan, armada ini dilengkapi dengan berbagai fitur digital canggih, seperti pelacakan armada secara real-time melalui aplikasi, pembayaran non-tunai menggunakan QRIS dan TapCash, serta kamera pengawas berbasis Artificial Intelligence (AI) yang dikembangkan bersama mahasiswa Teknik Informatika Itera, selain juga menyediakan fasilitas WiFi gratis. Pihak pengelola memastikan bahwa evaluasi rute akan dilakukan secara berkala demi menyesuaikan kebutuhan masyarakat dan kondisi di lapangan.


Post a Comment

Previous Post Next Post