Dari Benang Emas Hingga Harapan Baru, Asri Tapis Bawa Warisan Lampung Bersinar di Ajang Persit Bisa 2



JAKARTA – Di tengah deretan stan yang memadati Balai Kartini, Jakarta, kehadiran Asri Tapis dalam ajang Persit Bisa 2 tahun 2026 menjadi sorotan utama. Bukan sekadar pameran produk fesyen, partisipasi Asri Tapis di Booth 75 merupakan langkah nyata dalam memperkenalkan kain tapis sebagai identitas budaya Lampung yang tetap relevan dan elegan di tengah perkembangan tren modern.

Koleksi sulam tangan benang emas yang dipamerkan Asri Tapis memukau para pengunjung dengan detail yang rumit dan filosofi yang mendalam. Setiap helai kain yang ditampilkan merupakan simbol ketekunan dan perjalanan panjang para perajin lokal di "Bumi Ruwa Jurai" dalam menjaga tradisi turun-temurun agar tidak lekang oleh waktu.

Apresiasi dan Dukungan sebagai Energi Terbarukan Pihak Asri Tapis menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada berbagai pihak yang telah mendukung kesuksesan pameran ini, khususnya kepada Mayjen TNI Kristomei selaku Pembina Persit KCK Daerah XXI/RI dan Ibu Asti Kristomei selaku Ketua Persit KCK PD XXI/RI. Ruang yang diberikan dalam ajang Persit Bisa 2 dinilai menjadi katalisator penting bagi pelaku UMKM budaya untuk memperluas jangkauan pasar nasional.

“Semangat kemandirian yang dibangun dalam organisasi Persit menjadi inspirasi sekaligus energi bagi kami untuk terus bertumbuh. Kami juga sangat berterima kasih kepada pengunjung yang antusias mengapresiasi karya tapis Lampung, ini bukti produk tradisional masih memiliki tempat di hati masyarakat,” tulis manajemen Asri Tapis dalam keterangan resminya, Senin (11/5/2026).

Menjaga Marwah Budaya di Kancah Nasional Keikutsertaan Asri Tapis membawa misi besar untuk memperkuat identitas budaya daerah. Koleksi yang ditampilkan merupakan perpaduan antara teknik sulam tradisional dengan sentuhan desain modern yang modis. Hal ini membuktikan bahwa Tapis Lampung mampu bertransformasi menjadi produk fesyen yang mewah namun tetap memiliki nilai sejarah yang kuat.

Bagi Asri Tapis, pameran ini merupakan hasil kerja keras bersama para perajin lokal yang menjaga kualitas sulaman dengan keterampilan dan kesabaran tinggi. Ke depan, Asri Tapis berkomitmen untuk terus berinovasi tanpa meninggalkan pakem tradisional. Rencana penguatan kehadiran digital juga tengah disiapkan untuk menembus pasar internasional, memastikan regenerasi keterampilan sulam tangan khas Lampung terus berlanjut.

Perjalanan di Persit Bisa 2 menjadi babak baru bagi Asri Tapis untuk terus menenun kebanggaan dan menjaga warisan budaya Lampung agar tetap bersinar di tengah zaman yang terus berubah.

Post a Comment

Previous Post Next Post