Bupati Tanggamus Buka BOTA-CAMPOTA di Pantai Cukuh Batu, Promosi Daerah Tembus Mancanegara

 


TANGGAMUS – Pemerintah Kabupaten Tanggamus terus mendorong potensi pariwisata dan promosi daerah melalui kegiatan kreatif dan komunitas. Bupati Tanggamus, Moh. Saleh Asnawi, secara resmi membuka kegiatan Beaches On The Air (BOTA) dan Camping On The Air (CAMPOTA) di Pantai Cukuh Batu, Kota Agung, Sabtu (2/4/2026). Kegiatan komunitas radio amatir ini dinilai mampu menjadi sarana strategis dalam mempromosikan keindahan alam Tanggamus hingga ke tingkat internasional.

Dalam sambutannya, Bupati Saleh Asnawi menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara serta komunitas yang telah menginisiasi kegiatan tersebut dan menyambut hangat para peserta yang datang dari berbagai daerah. Menurut Saleh, Tanggamus memiliki potensi alam yang sangat lengkap, mulai dari bentangan garis pantai Teluk Semaka sepanjang 202 kilometer hingga kawasan pegunungan dan perbukitan yang indah. Ia menambahkan bahwa kegiatan semacam ini bukan hanya penting untuk mempererat silaturahmi, tetapi juga berfungsi sebagai media promosi daerah yang efektif.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa BOTA merupakan aktivitas komunikasi radio yang dilakukan dari kawasan pantai, sementara CAMPOTA diselenggarakan dengan konsep berkemah di alam terbuka. Kegiatan tersebut dinilai sebagai wadah yang tepat untuk mempererat solidaritas sekaligus membangun kolaborasi antaranggota komunitas. Pada kesempatan yang sama, Bupati juga mengingatkan seluruh peserta untuk senantiasa menjaga kebersihan lingkungan dan turut melestarikan budaya lokal selama kegiatan berlangsung.

Turut hadir mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut, antara lain Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Tanggamus Suhartono, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Perhubungan, Camat Kota Agung, serta Lurah Pasar Madang dan Baros. Sementara itu, Ketua ORARI Lokal Tanggamus, Heridwan Ghozali, mengungkapkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh peserta dari sejumlah daerah, seperti Lampung, Palembang, Bogor, dan Banten.

Heridwan menyatakan bahwa melalui komunikasi radio, kegiatan ini memiliki potensi besar untuk mengenalkan Tanggamus hingga ke luar negeri. Ia menjelaskan, jika propagasi gelombang radio dalam kondisi bagus, komunikasi bisa menembus berbagai negara seperti Amerika Serikat, Brasil, Inggris, bahkan Rusia, sehingga masyarakat internasional dapat lebih mengenal Tanggamus.

Heridwan juga menyampaikan bahwa kegiatan BOTA-CAMPOTA di Tanggamus ini merupakan salah satu yang terbesar yang pernah diselenggarakan dan mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah. Ke depan, pihaknya berencana mengembangkan kegiatan serupa di kawasan pegunungan melalui konsep Summits On The Air (SOTA) di wilayah Gisting dan Ulubelu. Sebagai informasi, kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini akan ditutup pada Minggu (3/4/2026) pukul 10.00 WIB.

Post a Comment

Previous Post Next Post