Bobot Tembus 1,1 Ton, Sapi Kurban Bantuan Presiden Siap Disalurkan ke Masjid Al-Bakrie Lampung



BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung resmi menerima alokasi bantuan kemasyarakatan berupa hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah / 2026. Istana menyalurkan barisan ternak berbobot premium untuk Bumi Ruwa Jurai, di mana sapi kurban alokasi tingkat provinsi yang berbobot fantastis mencapai 1.124 kilogram (1,1 ton lebih) direncanakan bakal diserahkan secara resmi kepada pengurus Masjid Al-Bakrie, Bandar Lampung.

Kepastian penerimaan bantuan RI-1 tersebut bergulir dalam acara serah terima Bantuan Kemasyarakatan Presiden secara daring yang dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro, Selasa (26/5/2026). Dari tingkat daerah, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Lampung, M. Firsada, turut mengawal jalannya prosesi serah terima virtual ini dari Ruang Command Center Lantai I Dinas Kominfotik Provinsi Lampung.

Pada Iduladha tahun ini, Provinsi Lampung dipastikan mendapatkan jatah gelontoran bantuan ternak sebanyak 16 ekor sapi kurban. Skema distribusinya didesain secara merata dan proporsional. Sebanyak 15 ekor sapi akan langsung diteruskan ke masjid-masjid percontohan yang tersebar di 15 kabupaten/kota se-Lampung, sedangkan 1 ekor sapi dengan bobot terberat dialokasikan khusus untuk operasional kurban tingkat provinsi.

Secara spesifik, varietas genetika ternak yang dialokasikan untuk Lampung tahun ini didominasi oleh ras-ras unggulan berpostur raksasa, meliputi Sapi Limousin, Simmental, Brahman, hingga jenis Belgian Blue Cross. Aspek kualitas fisik ternak pada tahun anggaran kurban kali ini tergolong sangat luar biasa, di mana 14 ekor dari total 16 ekor sapi yang disediakan untuk Lampung memiliki bobot premium yang serentak menembus angka 1 ton ke atas.

Standar Ketat Kepala Negara dan Jaminan Bebas Penyakit

Wamensesneg Juri Ardiantoro memaparkan bahwa secara nasional Presiden menyalurkan total 1.098 ekor sapi kurban pada Iduladha 2026 ini. Dari agregat tersebut, sebanyak 598 ekor sapi didistribusikan memecah koridor birokrasi kepada seluruh pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota. Sementara itu, 500 ekor lainnya disalurkan langsung secara sektoral kepada lembaga pendidikan, pondok pesantren, tokoh agama, serta organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di tanah air.

Juri menjelaskan terdapat parameter standar khusus tanpa toleransi yang diterapkan langsung oleh Kepala Negara dalam menyeleksi ketat setiap hewan kurban yang dibeli dari para peternak lokal ini.

"Karena standar baku yang diberikan Pak Presiden untuk kurban ini sangat tinggi, bobot sapinya wajib berkisar antara 800 kilogram sampai 1.300 kilogram, atau hingga mencapai 1,3 ton per ekornya," tegas Wamensesneg.

Guna meredam kekhawatiran publik terkait potensi penularan penyakit kuku dan mulut maupun virus ternak lainnya, Setneg memastikan seluruh pasokan hewan kurban telah melewati fase penyaringan medis yang komprehensif di bawah pengawasan dokter hewan profesional.

"Sapi-sapi ini insyaallah dijamin total kesehatannya sehingga memenuhi kriteria mutlak sebagai hewan kurban yang sehat. Seluruh unit juga sudah dibekali legalitas resmi berupa Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari instansi teknis terkait," sambung Juri Ardiantoro.

Di samping jaminan medis, seluruh ternak dipastikan lolos uji syariat Islam secara rigid, yakni telah memasuki usia minimal dua tahun (ditandai dengan tanggal gigi) serta tidak memiliki kecacatan fisik sekecil apa pun.

Titip Salam Presiden untuk Pamong Daerah Lampung

Menutup jalannya rapat koordinasi, Wamensesneg menyampaikan salam hangat dari Presiden sekaligus menitipkan pesan penting kepada seluruh pamong, bupati, wali kota, dan gubernur untuk mengawal ketat jalannya proses hilirisasi bantuan ini di lapangan. Distribusi daging kurban nantinya harus menyasar masyarakat kelas bawah dan para mustahik yang benar-benar membutuhkan.

"Bapak Presiden memberikan apresiasi yang tinggi serta menitipkan salam takzim kepada Bapak Ibu sekalian di daerah. Semoga kehadiran bantuan kemasyarakatan ini bisa mencerahkan batin masyarakat sekaligus membantu warga dalam merayakan kekhidmatan Hari Raya Iduladha dengan penuh suka cita," pungkas Juri Ardiantoro. (Kmf)

Post a Comment

Previous Post Next Post