PRINGSEWU – Menyambut momentum Hari Jadi ke-17 Kabupaten Pringsewu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu melalui Dinas Kesehatan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) menggelar aksi kemanusiaan berupa donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis. Kegiatan ini dipusatkan di lobi Kantor Bupati Pringsewu, Selasa (7/4/2026).
Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, hadir langsung memberikan teladan dengan mendonorkan darahnya didampingi Ketua PMI Kabupaten Pringsewu, Rahayu Sri Astutik.
Teladan dari Pimpinan dan ASN
Aksi donor darah ini diawali dengan pemeriksaan kesehatan bagi para peserta guna memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima. Selain Bupati, sejumlah pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pringsewu turut antre untuk mendonorkan darah mereka sebagai bentuk kontribusi nyata bagi kesehatan publik.
“Saya mengapresiasi tinggi penyelenggaraan kegiatan ini. Saya juga mengajak seluruh masyarakat Pringsewu dan rekan-rekan ASN untuk berpartisipasi aktif mendonorkan darahnya,” ujar Bupati Riyanto usai menjalani proses pengambilan darah.
Manfaat bagi Stok Darah dan Kesehatan Diri
Bupati menekankan bahwa kegiatan ini memiliki dimensi manfaat ganda. Pertama, untuk memperkuat ketersediaan stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD) Kabupaten Pringsewu guna membantu warga yang membutuhkan penanganan medis darurat. Kedua, donor darah rutin memberikan dampak positif bagi kesehatan pendonor itu sendiri, seperti memperlancar aliran darah dan regenerasi sel darah merah.
“Berdonor darah itu sangat baik bagi kesehatan kita. Di samping sisi kemanusiaannya untuk membantu sesama, tubuh kita juga akan terasa lebih bugar,” tambahnya.
Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga
Selain donor darah, panitia juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang mencakup pengecekan tekanan darah dan konsultasi ringan bagi pegawai serta warga yang berkunjung ke kompleks perkantoran bupati.
Aksi sosial ini diharapkan menjadi pengingat di usia Kabupaten Pringsewu yang ke-17, bahwa semangat gotong-royong dan kemanusiaan tetap menjadi pilar utama dalam membangun daerah yang sehat dan sejahtera.
Post a Comment