Puting Beliung Porak-porandakan Talang Jawa dan Pasar Simpang, Warga Keluhkan Minimnya Respons Pemerintah



OKU SELATAN – Bencana angin puting beliung disertai hujan lebat menerjang hebat kawasan Desa Talang Jawa dan Pasar Simpang, Kecamatan Simpang, Kabupaten OKU Selatan. Terjangan angin kencang tersebut mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan parah akibat tertimpa pohon kelapa dan jengkol yang tumbang, Minggu (5/4/2026).

Selain kerusakan bangunan, dampak bencana meluas hingga menyebabkan tiang listrik roboh di kawasan Pasar Simpang, yang mengakibatkan gangguan jaringan kelistrikan dan mengancam keselamatan warga di sekitar lokasi.

Kondisi Memprihatinkan di Lapangan

Hingga laporan ini disusun, kondisi di pemukiman warga masih sangat memprihatinkan. Banyak material bangunan yang berserakan dan pohon tumbang yang masih menutupi akses jalan maupun rumah warga. Ironisnya, masyarakat melaporkan bahwa belum ada langkah konkret dari pemerintah desa maupun kecamatan untuk melakukan proses evakuasi atau pendataan.

“Kami butuh bantuan cepat, bukan sekadar menunggu. Ini sudah kondisi darurat, rumah kami rusak dan tiang listrik yang roboh ini sangat berbahaya jika dibiarkan,” ungkap salah satu warga terdampak di Desa Talang Jawa.

Kritik Terhadap Kesiapsiagaan Pemerintah

Lambannya respons dari Pemerintah Desa Talang Jawa hingga Pemerintah Kabupaten OKU Selatan memicu kritik tajam dari berbagai pihak. Keterlambatan penanganan dinilai tidak hanya memperparah kerugian material, tetapi juga meningkatkan risiko jatuhnya korban jiwa akibat infrastruktur yang rusak dan belum dievakuasi.

Masyarakat kini terpaksa bertahan secara mandiri di tengah puing-puing bangunan tanpa kepastian bantuan logistik maupun penanganan teknis terhadap instalasi listrik yang membahayakan.

Tuntutan Aksi Nyata

Tim Jurnalis Maestro Indonesia (JMI) secara terbuka mendesak Pemerintah Kabupaten OKU Selatan, khususnya BPBD dan dinas terkait, untuk segera:

  1. Melakukan Evakuasi Darurat: Membersihkan pohon tumbang dan mengamankan tiang listrik yang roboh.

  2. Pendataan Cepat: Melakukan verifikasi tingkat kerusakan rumah warga untuk penyaluran bantuan stimulan.

  3. Distribusi Bantuan Logistik: Menyalurkan bantuan pangan dan tenda darurat bagi warga yang rumahnya tidak layak huni.

Bencana ini menjadi ujian nyata bagi kehadiran negara di tengah masyarakat. Warga Kecamatan Simpang kini menunggu aksi nyata dari para pemangku kebijakan, bukan sekadar janji atau pemantauan tanpa eksekusi lapangan.

Post a Comment

Previous Post Next Post