Penantian 15 Tahun Berakhir, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Realisasikan Jalan Rigid Beton di Way Kanan

 


WAY KANAN – Penantian panjang masyarakat Kabupaten Way Kanan selama lebih dari 15 tahun terhadap akses jalan yang layak kini mulai terealisasi. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, turun langsung meninjau dimulainya pembangunan ruas jalan Kasui–Air Ringkih pada Rabu (8/4/2026).

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen besar Pemerintah Provinsi Lampung di tahun 2026 untuk mengakselerasi infrastruktur di wilayah pedalaman yang selama belasan tahun belum tersentuh perbaikan maksimal.

Transformasi Konstruksi dan Pelebaran Jalan

Pembangunan ruas strategis ini tidak hanya sekadar pengaspalan ulang, melainkan peningkatan spesifikasi secara menyeluruh. Pemerintah Provinsi mengalokasikan anggaran sebesar Rp53,319 miliar khusus untuk ruas ini, dengan rincian penanganan sebagai berikut:

  • Metode Konstruksi: Mengganti aspal (hotmix) menjadi Rigid Pavement (Beton) untuk daya tahan maksimal hingga 20 tahun.

  • Pelebaran Badan Jalan: Meningkat dari 3,5 meter menjadi 6 meter.

  • Lebar Total: Ditambah bahu jalan 1 meter di tiap sisi, menjadikan total lebar jalan mencapai 8 meter.

"Masyarakat sudah sangat sabar menahan kondisi jalan rusak bertahun-tahun. Saya minta pekerjaan ini dilakukan sebaik mungkin sesuai spesifikasi. Ini bukan sekadar proyek, tapi wujud jawaban atas doa-doa masyarakat," tegas Gubernur Mirza.

Pangkas Waktu Tempuh ke Bandar Lampung

Ruas Kasui–Air Ringkih memiliki nilai strategis luar biasa bagi konektivitas lintas provinsi. Jika pembangunan ini tersambung hingga perbatasan Sumatera Selatan, ruas ini diproyeksikan mampu memangkas waktu tempuh dari Muara Dua (Sumsel) menuju Bandar Lampung hingga 1,5 jam lebih cepat tanpa harus memutar melalui Martapura.

Urat Nadi Ekonomi Petani Sawit

Kepala Kampung Gunung Sari, Malik Irsan, mengungkapkan bahwa perbaikan jalan ini merupakan titik balik bagi kesejahteraan warga Rebang Tangkas. Sebagai wilayah penghasil sawit, kondisi jalan rusak selama ini menjadi penghambat utama distribusi hasil bumi dan pemicu tingginya biaya logistik.

“Ini tentang harapan yang akhirnya dijawab. Selama ini jalan rusak membatasi ruang gerak ekonomi petani dan pedagang. Kehadiran Bapak Gubernur memberikan semangat baru bagi kami untuk bergerak maju,” ujar Malik dengan haru.

Alokasi Besar untuk Way Kanan

Secara keseluruhan, pada tahun 2026, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mengalokasikan total anggaran sebesar Rp172 miliar untuk Kabupaten Way Kanan. Dana tersebut mencakup 7 paket kegiatan pembangunan yang tersebar di 13 ruas jalan provinsi di wilayah tersebut.

Gubernur Mirza juga mengingatkan masyarakat dan pemerintah daerah untuk bersama-sama menjaga sistem drainase jalan agar infrastruktur yang telah dibangun dengan biaya besar ini dapat terjaga kualitasnya dalam jangka panjang.

Post a Comment

Previous Post Next Post