PRINGSEWU – Memasuki usia ke-17 tahun, Kabupaten Pringsewu mencatat tren pembangunan yang signifikan di berbagai sektor fundamental. Hal tersebut disampaikan Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Pringsewu dalam rangka Hari Jadi ke-17 Kabupaten Pringsewu, Kamis (2/4/2026).
Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Pringsewu, Suherman, ini menjadi momentum evaluasi sekaligus proyeksi arah kebijakan daerah dengan tema "Pringsewu Makmur, SDM Unggul dan Kemandirian Ekonomi Lokal".
Indikator Makro yang Mengesankan
Bupati Riyanto memaparkan sejumlah data kunci yang menunjukkan bahwa Pringsewu berada di jalur pembangunan yang tepat:
Pertumbuhan Ekonomi: Mencapai 5,44 persen, berada di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM): Meningkat ke angka 74,76, melampaui rata-rata provinsi.
Angka Kemiskinan: Berhasil ditekan hingga 7,6 persen, angka yang lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional maupun provinsi.
Prestasi di Tingkat Nasional
Kerja keras jajaran Pemkab Pringsewu membuahkan pengakuan luas, di antaranya:
Masuk dalam 50 Kabupaten Terbaik se-Indonesia dalam penanganan stunting.
Predikat Sangat Inovatif (Top 60 Kabupaten) di Indonesia.
Opini Pelayanan Publik Kualitas Tinggi dari Ombudsman RI.
Predikat Kinerja A dalam pelayanan publik dari Kementerian PAN-RB (tertinggi di Provinsi Lampung).
Indeks Daya Saing Daerah sebesar 3,7, peringkat tertinggi di tingkat kabupaten se-Lampung berdasarkan penilaian BRIN.
Tantangan dan Pekerjaan Rumah
Meski mencatat banyak kemajuan, Bupati Riyanto secara terbuka mengakui adanya tantangan yang harus segera diatasi, terutama terkait kenaikan tingkat pengangguran terbuka dan ketimpangan wilayah.
“Penurunan kemampuan fiskal daerah akibat berkurangnya dana transfer pusat menjadi tantangan tersendiri. Fokus kita ke depan adalah percepatan pembangunan infrastruktur jalan, penguatan UMKM, serta penyediaan lapangan kerja melalui SDM yang kompetitif,” ujar Bupati Riyanto.
Pesan Gubernur Lampung
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kabiro Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Binarti Bintang, memberikan apresiasi tinggi bagi Pringsewu. Gubernur menekankan pentingnya memberikan ruang bagi generasi muda sebagai motor perubahan.
“Seluruh masyarakat harus merasakan manfaat pembangunan. Kebersamaan dan kolaborasi adalah kunci untuk mewujudkan Pringsewu yang lebih maju dan sejahtera,” pesannya.
Rapat Paripurna ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Ketua DPRD Suherman sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan 17 tahun kabupaten berjuluk Bumi Jejama Secancanan tersebut.
Post a Comment