WAY KANAN – Kekecewaan masyarakat di Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan, terhadap layanan kelistrikan mencapai puncaknya. Warga dari tiga kampung, yakni Sumbersari, Sumberbaru, dan Bandar Agung, mengeluhkan kondisi listrik yang tidak stabil, pemadaman berulang, serta respons petugas PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Baradatu yang dinilai lamban, Selasa (14/04/2026).
Gangguan ini dilaporkan telah berlangsung dalam kurun waktu yang cukup lama tanpa adanya perbaikan permanen, sehingga merugikan aktivitas rumah tangga dan ekonomi warga.
Kerusakan Peralatan Elektronik dan Kerugian Warga
Sugito, seorang warga Kampung Sumbersari, mengungkapkan bahwa fluktuasi tegangan (turun daya) yang terjadi sejak Senin pagi telah menyebabkan kerusakan pada peralatan elektroniknya. Kondisi listrik yang sering mati-hidup secara mendadak membuat banyak perangkat rumah tangga, seperti lampu, mengalami kerusakan fisik (putus).
“Sejak kemarin pukul 08.00 WIB, listrik turun daya dan hidup-mati terus. Banyak lampu di rumah saya putus. Ini bukan pertama kali terjadi, dan kami sangat dirugikan karena listrik adalah kebutuhan vital,” ujar Sugito dengan nada kecewa.
Respons Aplikasi dan Fakta Lapangan Tidak Sinkron
Kritik tajam juga datang dari Erna Wati, warga Kampung Bandar Agung. Ia menyoroti ketidaksingkronan antara status laporan pada aplikasi PLN Mobile dengan fakta di lapangan. Meski laporan telah masuk, penanganan dinilai tidak menunjukkan kemajuan berarti.
“Di aplikasi tertulis sedang dalam perbaikan, tapi faktanya sudah seharian tidak ada perubahan sama sekali. Kami bertanya-tanya apakah benar ada tindakan di lapangan atau hanya sekadar status,” tegas Erna. Ia menambahkan bahwa ketidakpastian ini sangat mengganggu pelaku usaha kecil yang bergantung penuh pada kestabilan arus listrik.
Desak Evaluasi Menyeluruh Infrastruktur Jaringan
Masyarakat menilai bahwa gangguan yang terus berulang di wilayah Banjit mengindikasikan adanya masalah serius pada infrastruktur jaringan kabel maupun transformator (trafo). Warga mendesak PLN Baradatu untuk:
Transparansi Informasi: Memberikan kepastian waktu perbaikan kepada pelanggan.
Tindakan Responsif: Mempercepat gerak teknisi saat terjadi laporan gangguan massal.
Evaluasi Infrastruktur: Melakukan peremajaan jaringan listrik di wilayah Banjit agar tidak hanya melakukan perbaikan sementara (tambal sulam).
Warga berharap pihak manajemen PLN dapat segera turun tangan melakukan langkah konkret jangka panjang guna mengembalikan kepercayaan publik dan menjamin hak masyarakat sebagai pelanggan untuk mendapatkan layanan listrik yang andal dan berkualitas.
Post a Comment