Wujudkan Pendidikan Berkualitas, Bunda PAUD Zita Anjani Jadikan TK IT Al-Mumtaza sebagai Role Model Sekolah Ramah Anak di Lampung Selatan

 


KALIANDA, 13 Maret 2026 – Bunda PAUD Kabupaten Lampung Selatan, Zita Anjani, mendorong seluruh lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) di Lampung Selatan untuk melakukan transformasi kualitas belajar. Hal ini ditegaskannya saat mengunjungi Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) TK IT Al-Mumtaza, Kalianda, Rabu (11/3), yang baru saja meraih predikat Ramah Anak Tingkat Nasional dari Kementerian PPPA RI.

Zita Anjani berkomitmen menjadikan TK IT Al-Mumtaza sebagai pilot project agar standar pendidikan ramah anak dapat diimitasi oleh sekolah-sekolah lain di seluruh kecamatan.

Mendorong Kreativitas di Atas “Kanvas” Pendidikan Dalam arahannya, Zita menekankan bahwa kualitas pendidikan anak usia dini sangat bergantung pada kreativitas pengelola dalam menciptakan lingkungan yang menyenangkan, bukan sekadar kemegahan fisik bangunan.

“Dunia TK itu seperti kanvas. Mau kita lukis warna-warni sehingga indah untuk anak-anak, atau hitam putih yang membosankan, itu tergantung kita. Saya ingin TK Al-Mumtaza menjadi contoh agar TK lain bisa ‘naik kelas’ menjadi lebih kreatif dan ramah anak,” ujar Zita Anjani.

Dukungan Alat Montessori dan Magang Guru Sebagai bentuk nyata dukungan untuk mempertahankan kualitas, Zita Anjani menjanjikan bantuan alat pembelajaran metode Montessori bagi TK IT Al-Mumtaza. Selain itu, ia membuka peluang bagi para guru untuk meningkatkan kompetensi melalui program magang di Kids Republik.

Zita juga menginstruksikan dinas terkait untuk memperkuat program pembinaan silang antara PAUD unggulan dengan PAUD lainnya, agar terjadi pemerataan kualitas pendidikan di Lampung Selatan.

Proses Panjang Menuju Predikat Nasional Kepala Sekolah TK IT Al-Mumtaza, Andriani, menjelaskan bahwa capaian predikat nasional tersebut merupakan hasil proses audit ketat dari Kementerian PPPA RI yang berlangsung sejak akhir 2025. Penilaian mencakup penyediaan sarana yang aman, penerapan aturan keselamatan, hingga keterlibatan aktif orang tua dalam tumbuh kembang anak.

“Berkat dukungan Bunda PAUD dan Dinas PPPA, kami berhasil melewati audit lapangan. Komitmen kami adalah memberikan hak anak atas ruang bermain yang layak dan edukatif,” kata Andriani.

Keberhasilan TK IT Al-Mumtaza ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi lembaga pendidikan lainnya untuk terus berinovasi, sehingga Lampung Selatan dapat menjadi kabupaten yang benar-benar layak anak dalam setiap aspek pendidikannya.

Post a Comment

Previous Post Next Post