LAMPUNG SELATAN, 7 Maret 2026 – Puluhan warga di kawasan perumahan Desa Marga Agung, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, melaporkan bahwa hingga Sabtu (7/3) pagi mereka belum menerima bantuan sosial maupun logistik dari pemerintah. Padahal, banjir yang melanda wilayah tersebut telah merusak sejumlah harta benda dan melumpuhkan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Masyarakat menyuarakan harapan agar Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan maupun Pemerintah Provinsi Lampung dapat segera mendistribusikan kebutuhan pokok untuk meringankan beban mereka.
Hanya Peninjauan Tanpa Penyaluran Kekecewaan warga mencuat menyusul kunjungan Gubernur Lampung, Mirza, bersama rombongan ke lokasi bencana sebelumnya. Warga menilai kunjungan tersebut belum memberikan dampak langsung karena hanya bersifat pengecekan kondisi lapangan tanpa disertai penyerahan bantuan secara nyata.
“Memang ada kunjungan dari Pak Gubernur Mirza beserta rombongan, tetapi saat itu hanya melakukan pengecekan kondisi banjir saja. Kami berharap ada tindak lanjut segera berupa bantuan fisik,” ujar RK, salah satu warga terdampak.
Kebutuhan Mendesak Sembako Ketua RT setempat mengonfirmasi bahwa puluhan keluarga di wilayahnya saat ini dalam kondisi memprihatinkan. Kebutuhan akan sembako menjadi prioritas utama mengingat banyak dapur warga yang tidak bisa digunakan akibat terendam air.
“Sampai sekarang, bantuan dari pemerintah daerah maupun provinsi belum ada yang masuk ke wilayah kami. Warga sangat membutuhkan bantuan sembako untuk bertahan pasca-banjir,” tegas sang Ketua RT.
Desakan untuk Pemerintah Daerah Masyarakat Desa Marga Agung meminta agar proses birokrasi penyaluran bantuan tidak berbelit-belit. Mereka berharap Jati Agung yang berbatasan langsung dengan Bandar Lampung mendapatkan perhatian yang setara dengan wilayah terdampak lainnya di Lampung Selatan.
Hingga saat ini, pihak Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dan Pemerintah Provinsi Lampung belum memberikan keterangan resmi terkait keterlambatan penyaluran bantuan di wilayah Jati Agung tersebut. Warga tetap bersiaga dan berharap bantuan logistik segera tiba sebelum kondisi kesehatan warga menurun akibat sisa lumpur dan air yang menggenang.
Post a Comment