Tiga Hari Operasi Pencarian, Dua Korban Tenggelam di Sungai Way Umpu Ditemukan Meninggal Dunia

 


WAY KANAN – Upaya pencarian intensif terhadap dua pemuda yang hanyut di aliran Sungai Way Umpu, Kabupaten Way Kanan, akhirnya membuahkan hasil pada Sabtu pagi (28/3/2026). Tim gabungan bersama masyarakat setempat berhasil menemukan kedua jasad korban dalam kondisi meninggal dunia setelah tiga hari dilakukan penyisiran.

Identitas kedua korban dikonfirmasi sebagai Sefta Hermawan (19) dan Veri Julianto (23), keduanya merupakan warga Kampung Say Umpu, Kecamatan Way Tuba.

Penemuan di Wilayah Kecamatan Bumi Agung

Kapolres Way Kanan melalui Kapolsek Umpu Semenguk, AKP Yudhianto, menjelaskan bahwa titik penemuan kedua korban berada cukup jauh dari lokasi awal mereka dilaporkan hilang di Kampung Segara Midar, Kecamatan Blambangan Umpu.

"Jasad korban ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB oleh warga di aliran Sungai Umpu, tepatnya di wilayah Kampung Tanjung Dalom, Kecamatan Bumi Agung. Jaraknya kurang lebih lima kilometer dari lokasi awal kejadian," ujar AKP Yudhianto.

Sinergi Tim Gabungan dan Warga

Keberhasilan penemuan ini merupakan hasil kerja keras tim gabungan yang terdiri dari personel BPBD Way Kanan, Polres Way Kanan, Kodim 0427/WK, serta bantuan masif dari warga kampung setempat. Sejak hari pertama kejadian, tim terus melakukan penyisiran menggunakan perahu karet dan penyisiran darat di sepanjang bantaran sungai yang dikenal memiliki arus yang kuat tersebut.

"Alhamdulillah, berkat kerja sama tim dan kepedulian masyarakat Kampung Tanjung Dalom, kedua korban berhasil ditemukan hari Sabtu ini," tambahnya.

Penyerahan ke Rumah Duka

Pasca dievakuasi dari aliran sungai, kedua jenazah langsung dibawa menuju rumah duka di Kampung Say Umpu, Kecamatan Way Tuba. Pihak kepolisian memastikan bahwa seluruh prosedur identifikasi telah dilakukan sebelum jenazah diserahkan sepenuhnya kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.

"Saat ini jenazah sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk segera dikebumikan. Kami turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan," pungkas AKP Yudhianto.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi warga di sepanjang aliran Way Umpu untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melakukan aktivitas di sungai di tengah kondisi cuaca yang sulit diprediksi.

Post a Comment

Previous Post Next Post