BANDAR LAMPUNG, 14 Maret 2026 – Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Lampung resmi memulai proses pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung mulai Kamis (12/3). Langkah cepat ini diambil menyusul arahan Gubernur Lampung untuk memastikan kesejahteraan pegawai terpenuhi tepat waktu menjelang perayaan Idulfitri.
Pemerintah Provinsi telah mengalokasikan anggaran fantastis sebesar Rp150 miliar, yang dialokasikan untuk 12.648 PNS, 12.779 PPPK, serta 863 PPPK paruh waktu.
Proses Administratif Kilat Plt. Kepala BPKAD Provinsi Lampung, Nurul Fajri, mengungkapkan bahwa sejak pagi hari, bidang perbendaharaan telah bekerja intensif memproses Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D).
“Alhamdulillah, sesuai instruksi Pak Gubernur, sejak pagi hari ini proses pencairan THR untuk PNS dan PPPK sudah berjalan. Kami menargetkan hari ini pencairan gaji THR selesai, dan besok (Jumat) akan dilanjutkan dengan pencairan THR dari komponen TPP atau tukin,” jelas Nurul Fajri.
Kebijakan Inklusif bagi PPPK Paruh Waktu Hal menarik dalam pencairan tahun ini adalah pemberian THR bagi PPPK paruh waktu sesuai dengan amanat PP Nomor 9 Tahun 2026. Nurul menjelaskan bahwa meskipun besaran untuk kategori paruh waktu bersifat proporsional sesuai masa kerja (SPMT), Pemprov Lampung tetap berkomitmen memberikan hak yang setara sesuai regulasi yang berlaku.
Untuk PPPK tahap pertama, pembayaran akan dilakukan secara penuh, sementara bagi PPPK tahap kedua akan menyesuaikan dengan waktu pengangkatan resmi mereka di lingkungan Pemerintah Provinsi.
Sinergi Seluruh Perangkat Daerah Saat ini, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lampung telah mengajukan dokumen administrasi yang diperlukan. BPKAD memastikan proses transisi dari Surat Permintaan Pembayaran (SPP) hingga terbitnya SP2D akan dilakukan seefisien mungkin guna mengejar target rampung dalam waktu 48 jam.
Pencairan dana dalam jumlah besar ini diharapkan tidak hanya menjadi penunjang kebutuhan hari raya bagi para pegawai, tetapi juga memberikan stimulus positif bagi konsumsi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung.
Post a Comment