Pelarian Berujung Maut: Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Warga yang Tenggelam Saat Penggerebekan Judi di Lampung Utara

 


KOTABUMI, 2 Maret 2026 – Operasi pencarian terhadap Pandawa (58), warga Kampung Tanah Miring, Kecamatan Kotabumi Selatan, resmi berakhir memilukan. Korban yang dilaporkan hilang tenggelam di aliran sungai saat menghindari penggerebekan arena judi sabung ayam, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu pagi (28/2).

Jasad korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan sekitar pukul 09.15 WIB, mengapung kurang lebih satu kilometer dari lokasi awal kejadian di Sungai Way Rarem.

Kronologi Kejadian Peristiwa tragis ini bermula pada Kamis sore (26/2), saat tim Resmob Tekab 308 Polres Lampung Utara melakukan pembubaran aktivitas perjudian sabung ayam di wilayah Gang Singgah Mata, Tanah Miring. Kedatangan petugas memicu kepanikan warga di lokasi yang kemudian berhamburan menyelamatkan diri.

Berdasarkan keterangan saksi, sejumlah orang memilih melompat ke aliran Sungai Way Sesah yang menyambung ke Way Rarem untuk menghindari penangkapan, termasuk korban Pandawa yang diduga tidak berhasil mencapai tepian.

Operasi Pencarian Dua Hari Komandan Pos SAR Tulang Bawang, Zian Fajri, menjelaskan bahwa proses pencarian berlangsung selama dua hari dengan medan sungai yang cukup menantang. Tim SAR membagi personel dalam beberapa unit untuk menyisir jalur air dan darat.

“Pada hari kedua, radius pencarian kami perluas hingga empat kilometer ke arah hilir. Korban akhirnya berhasil kami temukan sekitar satu kilometer dari titik awal. Setelah ditemukan, jenazah langsung dievakuasi ke RSUD HM Ryacudu Kotabumi,” ujar Zian Fajri, Minggu (1/3).

Konfirmasi Pihak Kepolisian Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, AKP Ivan Napitupulu, membenarkan adanya kegiatan pembubaran arena perjudian tersebut sebagai bagian dari upaya penegakan hukum terhadap penyakit masyarakat. Namun, pengejaran tersebut berakhir dengan insiden tenggelamnya salah satu warga yang diduga terlibat di lokasi.

Dengan ditemukannya jenazah korban, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Lampung secara resmi menutup operasi SAR tersebut dan mengembalikan seluruh unsur terlibat, termasuk TNI, Polri, dan relawan, ke kesatuan masing-masing.

Post a Comment

Previous Post Next Post