JAKARTA, 13 Maret 2026 – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi menetapkan Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni, sebagai Anggota Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) masa bakti 2026–2031. Penetapan ini tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) yang diserahkan oleh Menteri Agama RI di Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (10/3).
Masuknya Fatoni dalam jajaran pimpinan BAZNAS dari unsur pemerintah dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat kelembagaan zakat melalui manajemen keuangan publik yang lebih profesional dan transparan.
Sinergi Unsur Pemerintah dan Masyarakat Susunan anggota BAZNAS 2026–2031 merupakan kombinasi antara tokoh masyarakat dan teknokrat pemerintah. Agus Fatoni bergabung bersama Abu Rokhmad dan Mochamad Agus Rofludin sebagai wakil dari unsur pemerintah. Kehadiran mereka diharapkan mampu mensinkronkan program pengentasan kemiskinan pemerintah dengan distribusi zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Profil Teknokrat Berprestasi Agus Fatoni bukan orang baru dalam tata kelola pemerintahan. Selain menjabat sebagai Dirjen Bina Keuangan Daerah, ia dikenal sebagai "Spesialis Penjabat Gubernur" yang telah memimpin Sulawesi Utara, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, hingga Papua.
Rekam jejaknya pun bertabur prestasi, di antaranya:
Pj Gubernur Terbaik 2024: Meraih total kinerja terbaik bidang ekonomi daerah dari Kemendagri dan Tempo Media Group.
Penghargaan BAZNAS: Diakui sukses mendukung program zakat saat menjabat di Papua.
Excellence in Regional Financial Governance 2026: Penghargaan terbaru dalam ajang ITAY 2026 atas kepiawaiannya mengelola keuangan daerah.
Visi Transparansi dan Akuntabilitas Pengangkatan ini merupakan bagian dari upaya besar Presiden Prabowo untuk memastikan BAZNAS menjadi lembaga yang tidak hanya besar secara pengumpulan dana, tetapi juga unggul dalam akuntabilitas. Dengan pengalaman Fatoni di bidang keuangan publik, BAZNAS diharapkan dapat memanfaatkan teknologi informasi untuk pelaporan zakat yang lebih real-time dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Penunjukan ini sekaligus menjadi pengakuan atas loyalitas dan dedikasi Fatoni yang telah dimulai sejak menyandang gelar Mahasiswa Teladan IIP tahun 1999 hingga menjadi salah satu pemimpin paling inspiratif melalui penghargaan Most Inspiring Leader dari CNN Indonesia Awards 2024.
Post a Comment