Momen emosional Sekdaprov Marindo 'Mulang Tiyuh' ke Tulang Bawang, sosok birokrat muda yang tetap bersahaja

 


MENGGALA – Kehadiran Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Dr. H. Marindo Kurniawan, S.T., M.M., dalam gelaran Musrenbang RKPD Kabupaten Tulang Bawang Tahun 2027 di Gedung Serba Guna (GSG) Menggala, Selasa (17/3/2026), menjadi sorotan utama. Momen ini bukan sekadar tugas kedinasan mendampingi Wakil Gubernur Jihan Nurlela, melainkan menjadi ajang "Mulang Tiyuh" (pulang kampung) bagi putra asli daerah tersebut.

Marindo, yang mencatat sejarah sebagai Sekdaprov termuda se-Indonesia saat dilantik pada usia 44 tahun, menunjukkan sisi humanis yang menarik perhatian para ASN dan tokoh masyarakat setempat.

Teladan kepemimpinan yang rendah hati

Usai rangkaian acara formal, Marindo tampak turun langsung menyapa dan menyalami para pejabat serta tamu undangan hingga barisan kursi belakang. Sikap ini menuai pujian dari berbagai pihak, termasuk Ketua SMSI Tulang Bawang, Abdul Rohman.

"Sekdaprov Marindo bisa menjadi contoh teladan bagi ASN di Lampung. Beliau datangi dan salami semua pejabat, bukan hanya yang duduk di kursi depan saja. Ini mencerminkan jiwa kepemimpinan yang bersahaja meski kariernya sudah mencapai puncak tertinggi ASN di provinsi," ujar Abdul Rohman.

Rekam jejak: dari Menggala menuju Puncak Karier

Perjalanan karier Marindo Kurniawan merupakan potret dedikasi yang dimulai dari bawah. Lahir pada 6 Desember 1980, ia menghabiskan masa sekolahnya di SDN 2 Menggala dan SMPN 1 Menggala sebelum akhirnya meraih gelar Doktor Ilmu Ekonomi dari Universitas Lampung pada 2023 dengan predikat lulusan terbaik.

Ringkasan Karier Strategis:

  • Awal Karier (2008): Kasi Evaluasi dan Pelaporan Dinas Pendapatan Daerah Tulang Bawang.

  • Manajemen Keuangan: Pernah menjabat Kabid Anggaran BPKAD Tulang Bawang hingga Kepala BPKAD Provinsi Lampung.

  • Kepemimpinan Daerah: Dipercaya menjadi Penjabat (Pj) Bupati Pringsewu (2024–2025).

  • Puncak Karier: Dilantik sebagai Sekdaprov Lampung pada 20 Juni 2025.

Penghargaan dan pengabdian

Dedikasi Marindo diakui melalui berbagai penghargaan bergengsi, di antaranya:

  • Satyalancana Karyasatya X dan XX Tahun dari Presiden RI.

  • Lencana Bakti Inovasi Desa dari Kemendes PDTT (2024).

  • Satya Lencana Adhitya Karya Mahatva Yodha Utama dari Karang Taruna Lampung.

Kepulangan Marindo ke tanah kelahiran Sai Bumei Nengah Nyappur kali ini meninggalkan kesan mendalam. Sebagai sosok birokrat muda yang kompeten dan tetap menjaga akar budayanya, ia diharapkan terus menjadi motor penggerak pembangunan Lampung bersama Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dan Wakil Gubernur Jihan Nurlela.

Post a Comment

Previous Post Next Post