JAKARTA, 2 Maret 2026 – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) tengah melakukan akselerasi besar-besaran dalam perbaikan infrastruktur jalan menjelang arus mudik Lebaran 2026. Fokus utama perbaikan diarahkan pada koridor strategis Jawa, yakni Jalur Pantai Utara (Pantura) dan Jalan Tol Trans Jawa, guna menjamin kelancaran mobilitas jutaan kendaraan.
Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa penanganan kerusakan jalan, khususnya lubang (pothole), menjadi prioritas utama yang harus diselesaikan sebelum puncak arus mudik tiba.
Target Bebas Lubang di Jalur Pantura Hingga awal Maret 2026, data menunjukkan progres yang signifikan dalam penanganan jalan nasional. Dari total sekitar 7.000 titik lubang yang terdeteksi di wilayah DKI–Jawa Barat, jumlah tersebut kini menyusut drastis menjadi 2.500 titik.
“Kami pastikan sebelum arus mudik, hampir seluruhnya sudah pothole-free (bebas lubang). Penanganan cepat melalui metode patching terus berjalan, sementara untuk jangka menengah kami siapkan pelapisan ulang (overlay) dan beton rigid di titik kritis,” ujar Menteri Dody, Senin (2/3).
Khusus untuk ruas Pemalang–Pekalongan, progres fisik preservasi jalan telah mencapai 78,89 persen, jauh melampaui target awal yang dipatok sebesar 37,66 persen. Ruas ini menjadi perhatian khusus mengingat tingginya volume kendaraan logistik dan angkutan umum.
Pemeliharaan Intensif Tol Jakarta–Cikampek Sejalan dengan jalur arteri, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) turut memperkuat keandalan jalan bebas hambatan. Pada akhir Februari lalu, pengerjaan patching dilakukan secara masif di 172 titik Jalur A (arah Cikampek) dan 82 titik di Jalur B (arah Jakarta).
Selain penambalan cepat, rekonstruksi jalan juga dilakukan di area dengan beban lalu lintas tinggi, seperti di Off Ramp Dry Port Cikarang Timur, untuk memastikan struktur perkerasan tetap andal menghadapi lonjakan beban kendaraan saat mudik nanti.
[Image: Infographic comparing the number of road potholes in February vs March 2026 forecast]
Sinergi Keamanan dan Kenyamanan Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada selama masa perbaikan berlangsung dan mematuhi rambu-rambu di area proyek. Dengan percepatan ini, diharapkan perjalanan mudik Lebaran 2026 tidak hanya lancar secara waktu tempuh, tetapi juga aman dari risiko kecelakaan akibat kerusakan infrastruktur.
Post a Comment