Manfaatkan Rekaman CCTV, Tekab 308 Presisi Polsek Terbanggi Besar Amankan Pelaku Pencurian Material PT GGP Umas Jaya

 


TERBANGGI BESAR, 5 Maret 2026 – Jajaran Tekab 308 Presisi Polsek Terbanggi Besar, Polres Lampung Tengah, berhasil membekuk seorang pria berinisial YG atas dugaan pencurian material perusahaan di PT GGP Umas Jaya. Tersangka yang diketahui bekerja sebagai mekanik di perusahaan tersebut, ditangkap saat sedang berada di area kerja pada Rabu (4/3).

Kapolsek Terbanggi Besar, AKP Dailami, mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, mengonfirmasi penangkapan tersebut berdasarkan laporan resmi dari pihak keamanan perusahaan.

Kronologi Kejadian Aksi pencurian ini terungkap pada Jumat (27/2) lalu sekira pukul 13.00 WIB. Kejadian bermula saat Kepala Bagian Maintenance Cannery PT GGP Umas Jaya, KS, menyadari hilangnya tiga unit material kuningan yang berfungsi sebagai pemanas plastik.

“Setelah dilakukan pengecekan bersama petugas keamanan ke Gedung Maintenance Cannery, dipastikan tiga unit material kuningan tersebut raib. Pihak perusahaan kemudian memeriksa rekaman CCTV dan mendapati tersangka YG masuk ke dalam gedung dan mengambil barang tersebut,” jelas AKP Dailami, Rabu (4/3).

Akibat aksi nekat tersebut, PT GGP Umas Jaya ditaksir mengalami kerugian materiil mencapai Rp13.500.000.

Penangkapan dan Barang Bukti Berbekal bukti rekaman CCTV dan hasil penyelidikan di lapangan, Panit 1 dan Panit 2 bersama Tim Tekab 308 Presisi Polsek Terbanggi Besar bergerak cepat. Petugas berhasil mengamankan tersangka tanpa perlawanan di lingkungan perusahaan.

Dalam pemeriksaan awal di Mapolsek, tersangka YG mengakui seluruh perbuatannya telah mengambil material kuningan tersebut dari gedung maintenance.

Ancaman Hukuman Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, saat ini tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Terbanggi Besar untuk proses penyidikan lebih lanjut.

“Tersangka dijerat dengan Pasal 476 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP,” pungkas Kapolsek AKP Dailami.

Keberhasilan pengungkapan ini menjadi pengingat bagi lingkungan industri di Lampung Tengah untuk terus memperkuat sistem keamanan internal dan pemantauan area vital melalui perangkat digital.

Post a Comment

Previous Post Next Post