PESAWARAN – Insiden kebakaran hebat kembali melanda fasilitas yang diduga menjadi tempat penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal di Provinsi Lampung. Kali ini, sebuah gudang yang berlokasi di Jalan Baru Hajimena, Kabupaten Pesawaran, hangus terbakar pada Rabu malam (18/3/2026) sekitar pukul 21.45 WIB.
Kobaran api yang membubung tinggi disertai asap hitam pekat terekam dalam video amatir warga di lokasi kejadian. Suasana mencekam diperparah dengan terdengarnya beberapa kali suara ledakan keras yang diduga berasal dari tangki atau drum penyimpanan bahan bakar di dalam gedung.
Kronologi dan dampak di lokasi
Peristiwa ini terjadi secara tiba-tiba dan langsung memicu kepanikan warga sekitar. Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai penyebab pasti munculnya api maupun informasi terkait ada tidaknya korban jiwa dalam insiden tersebut.
"Sepertinya dari gudang yang diduga tempat penyimpanan BBM," ujar salah seorang warga dalam rekaman video yang beredar luas di media sosial.
Rentetan peristiwa serupa di Lampung
Kebakaran di Hajimena ini menambah daftar panjang insiden serupa di Provinsi Lampung dalam satu bulan terakhir. Sebelumnya, kejadian hampir identik juga dilaporkan terjadi di wilayah Kecamatan Tanjung Bintang, Lampung Selatan.
Berulangnya insiden ini memicu kekhawatiran serius di tengah masyarakat terkait keberadaan gudang-gudang penimbunan BBM di kawasan pemukiman atau jalur perlintasan utama yang minim pengawasan serta standar keamanan.
Desakan penindakan tegas
Merespons kejadian ini, masyarakat mendesak aparat penegak hukum dan pihak berwenang untuk melakukan langkah-langkah sebagai berikut:
Investigasi Menyeluruh: Mengungkap pemilik gudang dan legalitas operasional fasilitas tersebut.
Penindakan Mafia BBM: Memberantas oknum-oknum yang melakukan penimbunan BBM secara ilegal yang jelas membahayakan keselamatan jiwa dan materi.
Pemetaan Risiko: Melakukan penyisiran terhadap lokasi-lokasi yang dicurigai sebagai gudang ilegal guna mencegah musibah serupa di masa depan.
Hingga berita ini diturunkan, tim pemadam kebakaran bersama aparat kepolisian masih berupaya melakukan lokalisir api dan pengamanan di area sekitar lokasi kejadian guna menghindari dampak ledakan susulan.
Post a Comment