Buka Musrenbang RKPD 2027, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Apresiasi Capaian IPM Pringsewu dan Dorong Akselerasi Industri Lokal



PRINGSEWU, 13 Maret 2026 – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) RKPD Kabupaten Pringsewu Tahun 2027 di Aula Kantor Bupati setempat, Kamis (12/3). Dalam arahannya, Gubernur menekankan bahwa Pringsewu harus mampu memanfaatkan capaian indikator makronya yang impresif untuk melompat ke fase hilirisasi industri.

Gubernur menilai, perencanaan tahun 2027 harus menitikberatkan pada pemberian nilai tambah bagi komoditas unggulan agar dampak ekonominya dirasakan langsung oleh masyarakat bawah.

Prestasi Makro yang Melampaui Provinsi Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, memaparkan potret keberhasilan pembangunan daerah sepanjang tahun 2025 yang menjadi modal kuat menuju 2027. Beberapa poin krusial di antaranya:

  • Pertumbuhan Ekonomi: Mencapai 5,44%, melampaui rata-rata pertumbuhan Provinsi Lampung dan menduduki peringkat ke-4 se-provinsi.

  • Indeks Pembangunan Manusia (IPM): Meningkat signifikan ke angka 74,76, menempatkan Pringsewu dalam jajaran daerah dengan kualitas SDM tertinggi di Lampung.

  • Kesejahteraan Sosial: Angka kemiskinan berhasil ditekan hingga 7,60%, sementara kemiskinan ekstrem menyusut drastis ke angka 0,56%, jauh di bawah target nasional.

“Potensi besar Pringsewu di sektor pertanian harus diolah lebih lanjut melalui hilirisasi. Saya mendorong perencanaan yang fokus pada program prioritas untuk menekan angka pengangguran terbuka yang masih menjadi tantangan kita bersama,” ujar Gubernur Mirza.

Visi 2027: Kemandirian Ekonomi Lokal Menjawab tantangan tersebut, Bupati Riyanto menetapkan tema pembangunan 2027 yang berfokus pada Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas. Tema ini akan diimplementasikan melalui investasi dan produktivitas industri yang berbasis pada peningkatan kualitas SDM.

Bupati juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Lampung, khususnya alokasi anggaran infrastruktur jalan provinsi sebesar Rp35 miliar pada tahun ini yang dinilai akan memperkuat jalur distribusi ekonomi Pringsewu.

Sinergi Perencanaan Terpadu Kepala Bapperida Pringsewu, Imam Fatkuroji, melaporkan bahwa draf RKPD 2027 ini telah melalui rangkaian proses panjang, mulai dari tingkat kecamatan hingga forum perangkat daerah. Hal ini dilakukan untuk memastikan aspirasi masyarakat terakomodasi dalam tiga pilar utama: peningkatan SDM, penguatan investasi, dan tata kelola pemerintahan yang transparan.

Melalui Musrenbang ini, Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemkab Pringsewu sepakat untuk memperkuat konektivitas antarwilayah guna membuka pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di Bumi Jejama Secancanan.

Post a Comment

Previous Post Next Post