TIANJIN, TIONGKOK – Prestasi membanggakan diukir oleh atlet junior Wushu asal Lampung, Terfi Meisya, dalam ajang bergengsi 10th World Junior Wushu Championships 2026 yang diselenggarakan di Tianjin Olympic Center Gymnasium, Tiongkok. Terfi yang turun memperkuat Tim Nasional Indonesia berhasil menyabet medali perak pada kategori Girls Children Jianshu (jurus pedang).
Siswi SD Negeri 2 Sawah Brebes Bandar Lampung ini mencatatkan skor luar biasa sebesar 8.480. Terfi terlibat persaingan sangat ketat dan hanya terpaut tipis 0,016 poin dari peraih medali emas, Wong Weng Ian asal Macau (8.496). Di posisi ketiga, atlet asal Jepang, Hoshino Yuna (8.466), harus puas dengan medali perunggu.
Ajang Seleksi Olimpiade Remaja
Kejuaraan dunia edisi ke-10 ini diikuti oleh lebih dari 1.100 peserta dari 78 negara. Selain memperebutkan gelar juara dunia, ajang ini merupakan sarana seleksi ketat untuk menyaring atlet yang akan berlaga di Youth Olympic Games (Olimpiade Remaja) Dakar 2026.
Ketua Umum Wushu Indonesia (WI) Provinsi Lampung, Indra Halim (Abun), menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Terfi, pelatih Ardyan Mahaddi dari Sasana Xiao Yao, serta dukungan penuh orang tua atlet.
"Pencapaian Terfi memberikan semangat bagi kita semua untuk terus mengejar prestasi internasional. Ini adalah bukti kerja keras yang harus tetap dijaga kualitasnya," ujar Abun, Minggu (29/3/2026).
Kekuatan 24 Atlet Nasional
Terfi Meisya merupakan bagian dari 24 atlet terbaik hasil seleksi nasional Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI). Dari daftar tersebut, Terfi menjadi representasi tunggal dari Provinsi Lampung di kategori Junior C (Anak-anak), bersaing bersama atlet-atlet elit lainnya dari DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Misi Besar PON XXIII Tahun 2032
Pengprov Wushu Lampung memproyeksikan Terfi dan kolega sebagai kerangka tim utama saat Lampung menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII tahun 2032 mendatang.
"Diharapkan pada tahun 2032, atlet kategori anak-anak saat ini sudah matang di kategori junior atau senior. Prestasi Terfi harus menjadi pemicu adrenalin bagi atlet Lampung lainnya untuk berlatih lebih keras demi menyumbang medali bagi daerah," tambah Indra Halim.
Dengan torehan ini, posisi Wushu sebagai salah satu cabang olahraga unggulan di Lampung semakin kokoh, sekaligus membuktikan bahwa pembinaan atlet usia dini di Bumi Ruwa Jurai mampu berbicara banyak di level global.
Post a Comment