Amankan Arus Mudik 1447 H, Bupati Parosil Mabsus Instruksikan Aktivasi Masjid sebagai Posko Ramah Pemudik di Jalur Lintas Lampung Barat

 


LIWA, 13 Maret 2026 – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) resmi mematangkan skenario pengamanan arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Dalam rapat koordinasi di Aula Kagungan, Selasa (10/3), Bupati Parosil Mabsus menekankan pentingnya fasilitas istirahat yang memadai bagi pemudik guna meminimalisir risiko kecelakaan di jalur rawan.

Fokus utama tahun ini adalah optimalisasi peran masjid di pinggir jalan lintas sebagai posko singgah, didukung oleh pengamanan ketat di empat titik perbatasan strategis.

Masjid sebagai Rest Area Strategis Bupati Parosil mengapresiasi kebijakan penyediaan fasilitas ramah mudik di rumah ibadah. Ia meminta para camat dan peratin di wilayah krusial seperti Sumber Jaya, Way Tenong, Sekincau, dan Batu Ketulis untuk segera berkoordinasi dengan pengurus masjid setempat.

“Masjid di pinggir jalan harus siap menjadi tempat istirahat bagi pemudik yang lelah. Keberadaannya sangat membantu karena letaknya yang strategis di jalur yang panjang. Fasilitasnya harus dipastikan siap menyambut tamu-tamu kita,” ujar Parosil Mabsus.

Empat Posko Utama dan Kesiapan Medis Kepolisian Resor Lampung Barat telah berkomitmen mendirikan empat titik posko pengamanan utama yang akan ditempatkan di:

  1. Perbatasan Sumber Jaya (Arah Lampung Utara).

  2. Kecamatan Sekincau (Titik tengah jalur lintas).

  3. Bundaran Tugu Ara (Pusat Kota Liwa).

  4. Kecamatan Sukau (Perbatasan dengan OKU Selatan, Sumsel).

Bupati juga menegaskan tidak boleh ada kekosongan pelayanan kesehatan selama masa mudik. Seluruh Puskesmas diinstruksikan membentuk tim piket 24 jam dan menyiagakan ambulans di setiap posko pengamanan.

“Saya minta kepada seluruh kepala puskesmas agar jadwal piket diatur ketat. Jangan sampai ada masyarakat atau pemudik yang butuh penanganan medis, tetapi petugas tidak ada di tempat. Satpol PP, Dinas Kesehatan, dan relawan seperti Pramuka serta PMI harus saling back-up,” tegas Bupati.

Kolaborasi Lintas Elemen Rapat ini dihadiri lengkap oleh Wakil Bupati Mad Hasnurin, jajaran Polres, Kodim 0422/LB, Kejaksaan, hingga anggota DPRD. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan kondisi mudik yang "BISA" (Bersih, Indah, Sehat, dan Aman) di wilayah Bumi Sekala Bekhak, memberikan ketenangan bagi warga lokal maupun pelintas antarprovinsi.

Post a Comment

Previous Post Next Post