BANDAR LAMPUNG — Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Dr. Marindo Kurniawan, S.T., M.M., menyampaikan pesan kedamaian dalam menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada Selasa, 17 Februari 2026. Mewakili Pemerintah Provinsi Lampung, Sekdaprov menekankan pentingnya menjaga kondusivitas daerah, terlebih momentum ini beriringan dengan persiapan umat Islam menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah.
Perayaan tahun ini, yang ditandai sebagai Tahun Kuda Api, diharapkan menjadi simbol energi besar bagi seluruh elemen masyarakat untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Pesan Toleransi dan Ucapan Xin Nian Kuai Le
Sekdaprov Marindo mengajak seluruh warga yang merayakan untuk menjadikan Imlek sebagai momen memperkuat persatuan. Stabilitas Lampung yang sejuk saat ini merupakan modal utama untuk mencapai kemajuan bersama.
"Atas nama Pemprov Lampung dan pribadi, saya ucapkan selamat tahun baru Imlek 2026, Xin Nian Kuai Le, Gong Xi Fa Cai. Tetap jaga suasana Lampung yang damai dan kondusif, serta jaga toleransi karena ini bertepatan dengan menyambut bulan suci Ramadan," ujar Dr. Marindo Kurniawan, Senin (16/2/2026).
Kuda Api: Momentum Kontribusi Pembangunan
Dalam astrologi China, Tahun Kuda Api melambangkan keberanian, ambisi, dan pergerakan cepat. Sekdaprov berharap filosofi ini diterjemahkan oleh para pelaku usaha dan warga Tionghoa di Lampung untuk terus bersinergi dengan visi Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dan Wagub Jihan Nurlela.
"Ayo jaga Lampung, ayo bersama bangun Lampung untuk maju bersama. Kontribusi setiap warga sangat berarti bagi akselerasi ekonomi daerah kita," tambahnya.
Informasi Perayaan & Makna Imlek 2026
| Aspek | Detail Informasi |
| Tanggal Perayaan | Selasa, 17 Februari 2026 (Libur Nasional) |
| Zodiak China | Kuda Api (Energi, Ambisi, Dinamika Cepat) |
| Cuti Bersama | Senin, 16 Februari 2026 |
| Makna Budaya | Kebersamaan keluarga, syukur, dan harapan baru |
Stabilitas Daerah di Tengah Dinamika
Pemerintah Provinsi Lampung memastikan seluruh rangkaian perayaan Imlek berjalan aman. Sesuai dengan kalender resmi pemerintah, hari libur nasional dan cuti bersama telah ditetapkan untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat berkumpul bersama keluarga.
Energi "Kuda Api" yang penuh dinamika diharapkan dapat dikelola dengan bijak oleh masyarakat agar perubahan yang terjadi, baik di sektor karier maupun keuangan, membawa dampak positif bagi kesejahteraan kolektif di Bumi Ruwa Jurai.
Post a Comment