Pemprov Lampung Lantik 15 Pejabat Administrator: Tekankan Kepemimpinan Visioner dan Adaptasi Teknologi Digital

 


BANDAR LAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung melakukan penyegaran struktural dengan melantik 15 Pejabat Administrator guna mempercepat akselerasi pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mewakili Gubernur Lampung di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur, Rabu (11/2/2026).

Langkah strategis ini didasarkan pada Surat Keputusan Gubernur Lampung Nomor 800.1.3.3/455/VI.04/2026, yang dirancang untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada hasil nyata.

Pergeseran Paradigma: Melayani, Bukan Dilayani

Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur Lampung menegaskan bahwa jabatan administrator adalah posisi vital yang menentukan arah kerja dan budaya organisasi di setiap unit kerja. Pejabat yang baru dilantik dituntut untuk meninggalkan pola kerja lama yang konvensional dan mulai mengadopsi sistem pemerintahan yang adaptif dan berbasis digital.

“Hari ini bukan hanya tentang pelantikan jabatan, tetapi tentang peneguhan komitmen untuk membawa perubahan. Keberhasilan saudara tidak akan diukur dari banyaknya program yang dibuat, melainkan dari dampak nyata yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Sekdaprov Marindo Kurniawan membacakan pesan Gubernur.

Prioritas Penempatan Strategis

Pelantikan kali ini mencakup posisi-posisi krusial di sektor infrastruktur, kesehatan, sosial, hingga pendapatan daerah. Beberapa pejabat yang mengemban amanah baru di antaranya:

  • Sektor Infrastruktur: Yudha Mahardika (Kabid Pembangunan Gedung Cipta Karya) dan Sepriyanto (Kepala UPTD Jalan & Jembatan Wilayah I).

  • Sektor Kesehatan: drg. Hellen Veranica (Direktur RSJ Provinsi Lampung) dan dr. Asih Hendrastuti (Kabid Penunjang Medik RSUD Abdul Moeloek).

  • Sektor Layanan Publik & Desa: Ronald Andrian (Kabid Pemerintahan Desa & Kelurahan) dan Ahmad Barden Mogni (Kepala UPTD Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah I).

Fondasi ASN BerAKHLAK

Gubernur juga menginstruksikan para pejabat untuk menjadikan nilai-nilai ASN BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) sebagai standar kerja harian. Penggunaan teknologi diharapkan menjadi katalisator untuk mempercepat proses birokrasi, meningkatkan akurasi data, serta memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat luas di seluruh penjuru Lampung.

Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh OPD untuk bekerja lebih sinergis, inovatif, dan bekerja dengan hati demi mewujudkan Lampung yang lebih maju dan berdaya saing global.

Post a Comment

Previous Post Next Post