PRINGSEWU – Aksi pencurian kabel listrik kembali meresahkan warga Kabupaten Pringsewu. Kali ini, gardu listrik P.35 yang berlokasi di perempatan STM YPT Pringsewu Timur menjadi sasaran pelaku kriminal pada Minggu dini hari (01/02/2026). Akibat insiden ini, distribusi listrik ke sejumlah wilayah sekitar padam total dan aktivitas warga terganggu.
Pencurian tersebut diperkirakan terjadi menjelang subuh, sekitar pukul 04.30 WIB. Pelaku beraksi dengan cara memotong kabel dari bagian bawah gardu, sebuah tindakan yang dinilai nekat dan memiliki risiko keselamatan tinggi.
Dampak Luas bagi Masyarakat
Anggota DPRD Kabupaten Pringsewu, Joni Sapuan, yang juga menjadi korban terdampak langsung pemadaman, mengecam keras aksi tersebut. Ia menilai pencurian ini bukan sekadar tindak kriminal biasa, melainkan sabotase terhadap fasilitas publik yang sangat merugikan.
“Kabel dipotong dari bawah sehingga menyebabkan listrik padam. Kejadian ini diperkirakan jam 04.30 subuh. Ini bukan kejadian pertama. Masyarakat sangat dirugikan karena aktivitas terganggu dan ada risiko keselamatan yang besar,” tegas Joni Sapuan saat meninjau lokasi, Minggu (01/02/2026).
Desakan Penegakan Hukum dan Pengamanan
Melihat pola eksekusi di lapangan, Joni Sapuan menduga aksi ini dilakukan oleh komplotan yang terorganisir dan memiliki keahlian khusus di bidang kelistrikan. Ia mendorong aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas kasus ini.
Poin-poin desakan yang disampaikan meliputi:
Penangkapan Pelaku: Meminta Polres Pringsewu segera mengidentifikasi dan menangkap pelaku agar memberikan efek jera.
Peningkatan Pengamanan: Meminta pihak pengelola jaringan listrik (PLN) untuk memperkuat pengamanan fisik di setiap gardu yang rawan pencurian.
Patroli Rutin: Menghimbau adanya peningkatan patroli di titik-titik vital, terutama pada jam rawan dini hari.
Kondisi Terkini
Hingga berita ini diturunkan, petugas teknis kelistrikan sedang diupayakan untuk melakukan perbaikan dan penggantian material kabel yang hilang agar aliran listrik dapat kembali normal. Warga setempat berharap adanya langkah preventif, seperti pemasangan pengaman tambahan atau CCTV di area gardu, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Post a Comment