Hadir di Tengah Kesulitan Warga, Wali Kota Eva Dwiana Salurkan Bantuan Sosial dan Pengobatan Senilai Rp283 Juta

 


BANDAR LAMPUNG, 10 Februari 2026 – Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, kembali menunjukkan komitmen kemanusiaannya dengan menyalurkan bantuan dana sosial bagi warga yang sedang menghadapi masa sulit. Dalam agenda penyerahan bantuan kali ini, total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp283 juta, yang dialokasikan untuk biaya pengobatan medis, penanganan dampak bencana alam, hingga santunan kematian.

Besaran bantuan yang diterima warga bervariasi antara Rp2 juta hingga Rp20 juta, disesuaikan dengan tingkat urgensi dan kondisi masing-masing penerima.

Empati Pemerintah untuk Kesejahteraan Warga Wali Kota yang akrab disapa Bunda Eva ini menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk empati mendalam pemerintah daerah terhadap cobaan yang dihadapi warganya. Tak hanya bantuan finansial, dalam momen mengharukan tersebut, Bunda Eva juga memberikan kejutan berupa hadiah ibadah umrah kepada ibunda dari salah satu penerima bantuan pengobatan.

“Bantuan ini adalah bentuk kepedulian sosial kami. Pemerintah hadir untuk memastikan warga tidak sendirian saat menghadapi musibah. Mohon doanya agar roda pemerintahan terus berjalan optimal sehingga kami bisa terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat Bandar Lampung,” ujar Bunda Eva.

Rincian Penyaluran Bantuan Bantuan medis mendominasi penyaluran kali ini, di mana banyak anak dan dewasa mendapatkan dukungan akomodasi pengobatan sebesar Rp20 juta. Selain itu, korban bencana seperti tembok roboh, tanah longsor, angin puting beliung, dan kebakaran juga mendapatkan stimulasi dana untuk perbaikan hunian.

Daftar Penerima Bantuan (Sebagian):

  • Kesehatan (Rp20 Juta): Purnomo, M. Farid Al Fatih, M. Reza Liyani, Benny Murdani, Salwa Nabila, Maya Rosanti, Gema Fikri, Nur Aini.

  • Bencana Alam: Alinawati (Longsor Rp7,5 Juta), Sumarlin (Kebakaran Rp8 Juta), Suhaibi (Tembok Rubuh Rp5 Juta).

  • Santunan Kematian: Abdul Rosyid Asadi (Rp15 Juta).

Penyerahan bantuan ini diharapkan dapat menjadi jaring pengaman sosial yang efektif serta memantik semangat gotong royong antar-warga di Kota Tapis Berseri.

Post a Comment

Previous Post Next Post