MAKASSAR, 23 Februari 2026 – Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) memastikan akan menindak tegas oknum anggota Polri yang terlibat dalam jaringan peredaran narkoba. Mantan Kasat Narkoba Polres Toraja Utara, AKP Arifan Efendi, bersama anggotanya, Aiptu Nasrul AP, kini tengah menjalani proses hukum secara pidana maupun sidang kode etik.
Keduanya saat ini telah ditahan di ruang Penempatan Khusus (Patsus) Polda Sulsel setelah diduga kuat membekingi bandar narkoba di wilayah Toraja.
Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes Pol Zulham Effendy, menegaskan bahwa institusi Polri tidak akan memberikan ruang bagi oknum yang bermain-main dengan narkoba.
"Siapapun anggota yang terlibat narkoba akan kita proses pidana dan kode etik. Tidak ada ruang untuk main-main, apalagi masalah narkoba. Kami sudah mengamankan yang bersangkutan untuk pemeriksaan awal," tegas Kombes Pol Zulham Effendy dalam keterangannya, Minggu (22/2).
Modus Aliran Dana Rp13 Juta Per Minggu Kasus ini mulai terkuak setelah Satuan Narkoba Polres Tana Toraja menangkap seorang tersangka berinisial ET alias O pada 28 Januari 2026 lalu. Dalam pemeriksaannya, ET memberikan pengakuan mengejutkan bahwa dirinya menyetor uang sebesar Rp13 juta setiap minggu kepada oknum polisi di Polres Toraja Utara sebagai imbalan atas perlindungan jaringan narkoba tersebut.
[Image: Kabid Propam Polda Sulsel saat memberikan keterangan pers terkait penahanan oknum Polri]
Berdasarkan pengakuan tersebut, Bidang Propam Polda Sulsel bergerak cepat melakukan penyelidikan. Hasil Berita Acara Pemeriksaan (BAP) menguatkan keterlibatan AKP Arifan Efendi dan Aiptu Nasrul AP dalam skema aliran dana dari bandar besar di Toraja.
Komitmen Bersih-Bersih Institusi Kombes Pol Zulham meminta masyarakat untuk bersabar menunggu hasil penyidikan mendalam mengenai sejauh mana keterlibatan dan peran masing-masing oknum tersebut. Ia menjamin transparansi dalam proses sidang etik yang bisa berujung pada Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) alias pemecatan.
"Intinya tidak ada tempat untuk oknum yang main-main. Ini akan diselidiki lebih lanjut. Kami berkomitmen untuk menjaga marwah institusi Polri dari segala bentuk penyalahgunaan narkotika," tutup Zulham.
Post a Comment