Bazar Ramadan OK OCE Qalam di Universitas Saburai Jadi Momentum Penguatan Ekonomi dan Edukasi Kewirausahaan Mahasiswa

 


BANDAR LAMPUNG, 26 Februari 2026 – Bazar Ramadan OK OCE Qalam Provinsi Lampung resmi dibuka di halaman Rektorat Universitas Saburai pada Senin (23/2). Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung hingga 14 Maret 2026 ini menghadirkan 57 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai sektor unggulan, mulai dari kuliner, kerajinan tangan, hingga produk fesyen.

Gubernur Lampung yang diwakili oleh Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Mohammad Zimmi Skil, S.E., M.M., menegaskan bahwa UMKM merupakan motor penggerak utama ekonomi daerah.

“UMKM adalah tulang punggung perekonomian Lampung. Mereka meningkatkan perputaran uang di masyarakat sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi regional. Pemerintah Provinsi siap mendukung penuh, mulai dari pembinaan hingga perluasan pasar,” ujar Zimmi Skil.

Ruang Belajar Bagi Mahasiswa Rektor Universitas Saburai, Dr. Sodirin, S.E., M.M., menyambut positif kolaborasi ini. Menurutnya, kehadiran bazar di lingkungan kampus memberikan dampak ganda: sebagai penggerak ekonomi warga sekitar sekaligus laboratorium hidup bagi mahasiswa untuk mempelajari praktik bisnis secara langsung.

“Ini bukan hanya bazar, tetapi juga ruang pembelajaran kewirausahaan. Mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi melihat langsung dinamika pemasaran dan inovasi produk UMKM di lapangan,” jelas Dr. Sodirin.

[Image: Suasana meriah Bazar OK OCE Qalam di halaman Rektorat Universitas Saburai]

Ekosistem yang Saling Menguatkan Wakil Ketua OK OCE Provinsi Lampung, Ir. Anwar, S.T., M.T., menambahkan bahwa pemilihan Universitas Saburai sebagai lokasi bazar adalah langkah strategis untuk menumbuhkan jiwa entrepreneurship di kalangan generasi muda. Komunitas OK OCE berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kapasitas dan daya saing produk lokal Lampung agar mampu menembus pasar yang lebih kompetitif.

Bazar ini terbuka untuk umum dan diharapkan menjadi destinasi warga Bandar Lampung untuk berburu kebutuhan Ramadan sekaligus mendukung gerakan bangga buatan lokal. Beragam produk unggulan seperti olahan kopi, makanan tradisional, hingga busana muslim khas Lampung menjadi daya tarik utama dalam perhelatan ini.

Post a Comment

Previous Post Next Post