Akselerasi Infrastruktur 2026: Wali Kota Eva Dwiana Fokuskan Perbaikan 200 Ruas Jalan dan Penguatan Jalur Protokol

 


BANDAR LAMPUNG, 28 Februari 2026 – Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan akses transportasi yang representatif bagi warganya. Di bawah komando Wali Kota Eva Dwiana, Pemkot menargetkan perbaikan dan peningkatan kualitas pada lebih dari 200 ruas jalan kota sepanjang tahun anggaran 2026.

Langkah ambisius ini diambil guna meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh sudut kota berjuluk Tapis Berseri.

Inovasi Konstruksi Rigid Beton Berbeda dengan pemeliharaan rutin biasanya, pada tahun ini Wali Kota Eva Dwiana menginstruksikan penggunaan konstruksi rigid beton untuk delapan ruas jalan utama. Pemilihan material beton ini didasari pada kebutuhan akan daya tahan jalan yang lebih tinggi terhadap beban kendaraan berat dan cuaca ekstrem.

“Melalui skema perbaikan rigid beton ini, kita ingin memberikan manfaat jangka panjang. Jalan menjadi lebih kuat, tahan lama, dan mengurangi risiko kerusakan dalam waktu dekat,” ujar Wali Kota Eva Dwiana, Jumat (27/2).

Wajah Baru Jalan Protokol Selain menyasar jalan-jalan di lingkungan pemukiman, fokus utama pembangunan juga diarahkan pada penataan jalan protokol. Sebagai wajah utama kota, jalan protokol akan ditingkatkan kualitasnya guna memberikan kesan positif bagi wisatawan dan tamu daerah, sekaligus mempercantik tata ruang kota.

Wali kota perempuan pertama di Bandar Lampung ini menekankan bahwa infrastruktur yang baik merupakan kunci utama penggerak ekonomi.

“Pembangunan bukan sekadar membangun fisik, tetapi menghadirkan kenyamanan dan harapan baru bagi warga. Jalan merupakan tulang punggung pembangunan karena perannya dalam memperlancar mobilitas masyarakat dan barang,” tambahnya.

Optimisme Pertumbuhan Ekonomi Dengan target yang terukur, Pemkot Bandar Lampung optimistis bahwa ketersediaan jalan yang aman dan nyaman akan berdampak langsung pada efisiensi waktu tempuh warga serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Proyek perbaikan ini akan dilaksanakan secara bertahap dengan pengawasan ketat untuk memastikan kualitas hasil pekerjaan sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Post a Comment

Previous Post Next Post